Kamis, 16 April 2026

Soal Jabatan Wawali yang Ditinggal Almarhum Nusyirwan, Ini Kata Walikota Jaang

Hingga saat ini, belum ada titik terang seputar siapa yang akan mengisi jabatan Wakil Walikota (Wawali) Samarinda

Penulis: Doan E Pardede | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Doan Pardede
Suasana Halal Bihalal Pemkot Samarinda di GOR Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Senin (25/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hingga saat ini, belum ada titik terang seputar siapa yang akan mengisi jabatan Wakil Walikota (Wawali) Samarinda, pengganti almarhum Nusyirwan Ismail yang telah meninggal dunia di RS AW Syahranie Samarinda, Februari 2018 lalu.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang, yang selama ini enggan berkomentar karena sedang menjalani cuti di luar tanggungan negara untuk mengikuti Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim tahun 2018, ketika dikonfirmasi usai menghadiri acara Halal Bihalal Pemkot Samarinda di GOR Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Senin (25/6/2018) juga hanya memberikan jawaban diplomatis.

Sejumlah pihak menyebut, suara Walikota Samarinda juga menjadi penentu siapa yang akan diajukan untuk dipilih oleh DPRD Kota Samarinda.

Baca: Amerika tak Berkutik Hadapi Serangan Cyber dan Spionase China

Menurut Jaang, sudah ada ketentuan seputar tata cara pengisian Wawali. Di antaranya, partai pengusung terdahulu, yakni Demokrat, NasDem dan PKS mengajukan nama-nama ke DPRD Kota Samarinda, dan selanjutnya DPRD Kota Samarinda akan memilih satu nama yang menjadi Wawali Samarinda.

Memang, kata Jaang, dari sisi fungsi, tak bisa dimungkiri bahwa peran seorang Wawali dalam membantu Kepala Daerah cukup vital. Wawali, bertanggungjawab dalam hal pengawasan, penanggulangan kemiskinan, dan beberapa hal lainnya.

Namun khusus untuk situasi saat ini, masih perlu dikaji apakah pengisian jabatan Wawali yang lowong ini cukup mendesak atau tidak.

Jika memang berdasarkan kajian tugas dan tanggungjawab Wawali ini masih bisa dijalankan oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda dibantu para Asisten yang ada di lingkungan Pemkot Samarinda, maka pengisian jabatan Wawali yang lowong ini menurutnya bukanlah sesuatu hal yang sangat mendesak.

Baca: Bela Timnas, Bek Barca dan Real Madrid Tidak Masukkan Pemain Atletico Madrid di Grup WA

"Nanti kita lihatlah apakah Wawali itu mendesak, kan ada Sekkot, Asisten. Kalau tidak terlalu mendesak, ya jalani saja dulu apa yang ada," ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved