Berita Foto

Sederet Potret Warga Palestina Menghibur Diri di Tengah Kecamuk Perang

bagaimana orang Palestina dan mereka yang tinggal di Gaza menghibur diri mereka untuk melarikan diri dari kekejaman...

Sederet Potret Warga Palestina Menghibur Diri di Tengah Kecamuk Perang
Siakapkeli.my
Salah satu potret warga Palestina menghibur diri di tengah kecamuk perang. Mereka menghias pantai mereka dengan lampu untuk mencerahkan suasana dengan cahaya yang lebih terang, meskipun kurangnya sumber energi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Palestina, sebuah negara yang merupakan kiblat pertama umat Islam, yakni Baitul Maqdis atau Masjid al-Aqsha, sudah lama menderita akibat kecamuk perang.

Hari demi hari, tahun demi tahun, Palestina terus-menerus digempur dari segala penjuru.

Ada yang kehilangan rumah akibat dibom, ada yang kehilangan anggota keluarga ketika bertempur dengan tentara Israel dan ada juga yang kehilangan anggota badan mereka akibat menjadi mangsa serangan ganas rezim Zionis ketika memprotes penindasan negara Yahudi itu.

Baca: Apa pun Perangnya di Timur Tengah, Mobil Pickup Toyota jadi Kendaraan Favorit di Medan Tempur

Baca: Innalillahi, John Tralala, Seniman Madihin Asal Kalimantan Meninggal Dunia

Tekanan dirasakan oleh mereka yang secara langsung menjadi korban.

Kita mungkin terluka dalam hati melihat saudara-saudara kita di sana diperlakukan seperti itu, tetapi mereka di Palestina dipaksa untuk menanggung luka yang nyata dari perang.

Kita dapat pergi berlibur untuk menyingkirkan rasa sakit yang kita rasakan, lalu bagaimana orang Palestina dan mereka yang tinggal di Gaza menghibur diri mereka untuk melarikan diri dari kekejaman yang datang setiap hari?

"Penduduk Palestina, terutama remaja, tidak hanya tidak memiliki kehidupan malam yang menyenangkan, tetapi mereka tidak memiliki kehidupan sehari-hari," kata Ahmed, 24, yang juga mengatakan kebanyakan dari mereka tidak memiliki pekerjaan, dilansir Siakapkeli.my dari Reuters dan Y Net News.

"Tanpa uang, Anda tidak dapat berbicara tentang hiburan dan rekreasi, bahkan di dunia, di Gaza.

Baca: Ustaz Abdul Somad Serukan Jangan Golput pada Pilkada Serentak 27 Juni 2018, Ini Hukumnya

Baca: Jelang MotoGP Belanda, Lihat Video Persaingan Sengit Valentino Rossi dan Marc Marquez Musim 2015

"Jika Anda dipenjara, kehidupan sehari-hari Anda terbatas untuk tidur dan bangun sedikit, lalu tidur lagi. Jika Anda bebas dan punya uang, Anda bisa keluar untuk bersantai di kafe sambil mengisap nargila," kata Ahmed.

Lantas, jika Anda seorang warga Palestina dan remaja yang tinggal di Gaza dan memiliki sedikit uang, apa yang dapat Anda lakukan untuk menghibur diri?

Halaman
123
Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved