Penerimaan Siswa Baru di PPU Belum Online, Ini Penyebabnya

Namun untuk PSB tahun ini belum bisa diterapkan secara online dengan berbagai pertimbangan termasuk ketidak siapan orangtua.

Penerimaan Siswa Baru di PPU Belum Online, Ini Penyebabnya
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Kepala Disdikpora PPU, Marjani 

Laporan wartawan Tribunkaltim.Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU), akan mulai membuka pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PSB) untuk tingkat SD dan SMP baik negeri maupun swasta.

Namun untuk PSB tahun ini belum bisa diterapkan secara online dengan berbagai pertimbangan termasuk ketidak siapan orangtua calon siswa maupun sekolah.

Kepala Disdikpora PPU, Marjani (29/6/2018) menjelaskan, PSB akan mulai dibuka pada 2-7 Juli mendatang baik tingkat SD maupun SMP.

Baca: Usai Jaang Legowo, Rizal pun Demikian, Ini Ucapannya yang Nyebut-nyebut Dilan. . .

Ia mengatakan, untuk tahun ini jumlah SD yang akan membuka PSB mencapai 89 sekolah sementara untuk SMP mencapai 40 sekolah termasuk 25 sekolah negeri.

Namun demikian, Marjani mengatakan untuk PSB tahun ini masih secara manual dan belum bisa secara online.

Alasannya, karena setelah dilakukan survei baik di sekolah maupun orangtua ternyata belum siap untuk mengikuti PSB secara online.

"Kalau SMP itu baru sekitar 60 persen sekolah yang bisa online, sementara untuk SD hanya 10 persen dari total sekolah. UNBK saja masih ada sejumlah sekolah yang terpaksa ujian di sekolah lain karena jaringan internet dan fasilitas lain belum lengkap. Makanya kami putusan untuk tahun ini masih manual dan belum online," katanya.

Baca: Hitung Cepat Resmi KPU, Rizal Hingga Jaang Kalah di Kota Sendiri

Selain itu lanjutnya, sejumlah orangtua yang anaknya akan mengikuti PSB juga kemungkinan sebagian belum bisa mendaftar melalui online.

Ia mengaku, sekolah yang berada di Penajam ini sesungguhnya bisa membuka PSB sebagai online, namun karena masih terbatas sehingga tidak dilakukan dan baru akan diterapkan pada tahun depan.

Mengenai system PSB ini. Marjani mengatakan sesuai dengan ketentuan dari Kemendiknas maka 90 persen merupakan zonasi dan lebih memprioritaskan pendaftar dari sekitar lingkungan sekolah.

Baca: Hasil Hitung Cepat Resmi KPU Kaltim Capai 97,45 Persen, Ini Urutan Pemenangnya

Sementara 10 persen, 5 persen untuk prestasi dan sisanya nilai nilai ujian.

"Sekolah tidak melakukan tes masuk, karena sudah terwakili dengan nilai prestasi dan ujian nasional," katanya. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved