Dishut Kaltim Tutup RM Tahu Sumedang, Boleh Buka Kembali Asal Penuhi Ini

Dinas Kehutanan Kaltim melalui UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) melakukan penutupan Rumah Makan Tahu Sumedang

Dishut Kaltim Tutup RM Tahu Sumedang, Boleh Buka Kembali Asal Penuhi Ini
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Proses penutupan RM Tahu Sumedang di Jl Poros Balikpapan-Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (1/7/2018) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Minggu (1/7) pagi merupakan hari bersejarah. Dinas Kehutanan Kaltim melalui UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) melakukan penutupan Rumah Makan Tahu Sumedang di KM 51 Samboja. Bagi pengguna jalan Balikpapan-Samarinda, siapa yang tak kenal RM Sumedang ini.

Hampir setiap hari, ratusan warga yang kebetulan melewati jalan menuju Samarinda atau sebaliknya menyempatkan mampir di rumah makan yang menyediakan tahu khas Sumedang tersebut.

Spanduk besar bertuliskan "Terima Kasih Anda Telah Menutup Warung Makan Tahu Sumedang terhitung 1 Juli 2018" menandai penutupan rumah makan icon jalan poros Balikpapan-Samarinda ini.

Di pojok kiri dan kanan spanduk tertulis Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim serta UPTD Tahura Bukit Soeharto.

Baca: Gubernur Irianto Temui Jenderal Moeldoko, Ini Hal Penting yang Disampaikan

Mantan Kadis Kehutanan Kaltim yang kini menjadi Kadistamben Kaltim Wahyu Widhi Heranata ikut membenarkan proses penutupan RM Tahu Sumedang di Km 51, Samboja. "Iya ditutup. Itu ditutup hingga ada izin yang diselesaikan. Untuk detailnya silakan konfirmasi ke pak Rusmadi (Kepala UPTD Tahura)," kata Wahyu saat dihubungi Tribun, Minggu (1/7).

Tribun kemudian konfirmasi ke Rusmadi, Kepala UPTD Tahura. Dia membenarkan adanya penutukan rumah makan yang berada di area kawasan Tahura tersebut. Rencana penutupan RM Tahu Sumedang sebenarnya sudah sejak lama.

"Kita benahi saja yang ada ini. Saya tidak bicara yang dulu dan sekarang. Dahulu sudah diberi surat pada 2008, kemudian 2009. Jadi, sebenarnya mereka tahu, cuma tak ada yang bimbing bagaimana mengurus izin," ujar Rusmadi.

Baca: Begini Rencana Teknis Penutupan RM Tahu Sumedang di Tahura Bukit Soeharto

Rumah Makan Tahu Sumedang ini sudah operasional hampir 12 tahun. "Sebenarnya, kan memang belum ada izin. Sebelum Lebaran kemarin, yang bersangkutan sudah kami dampingi mengurus izin di Kementerian LHK KSDAE di Bogor. Ada satu persyaratan yang belum dipenuhi yakni membentuk forum, yakni forum usaha jasa minuman, kemudian membentuk kelompok masyarakat peduli api, serta kelompok tani. Nah itu yang diminta," jelas Rusmadi.

Nanang Somantri, pengelola Rumah Makan Tahu Sumedang mengaku sudah mengetahui adanya penutupan rumah makan yang dikelolanya sejak 2006 tersebut.

"Kami buka biasanya jam 6 pagi hingga jam 10 malam. Iya, sudah tahu hari ini ditutup. Kapan operasional, kami akan melihat perkembangan," ungkapnya.

Disebutnya, dalam minggu-minggu depan, manajemen RM Tahu Sumedang akan melanjutkan hal-hal yang kurang dalam hal proses perizinan di UPTD Tahura. Ia pun belum memastikan, kapan target operasional kembali rumah makan yang memiliki area di sisi kanan kiri jalan poros Balikpapan-Samarinda tersebut.

Baca: RM Tahu Sumedang Ditutup, Pengelola Minta Doa Para Pelanggan

"Banyak juga yang inginkan cepat operasional. Kami tak bisa memastikan. Mohon doa saja dari pelanggan agar urusan perizinan segera selesai. Doa ini bukan hanya untuk RM Tahu Sumedang , tetapi juga untuk para karyawan kami agar bisa menjadi kebaikan tersendiri. Kami inginnya segera dibuka," ucapnya. (anj/ami)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved