Harga Udang Menukik Tajam, Pengepul Berharap Pemerintah Turun Tangan

Ia pun tidak mengetahui secara pasti penyebab mengapa harga udang menukik tajam.

Harga Udang Menukik Tajam, Pengepul Berharap Pemerintah Turun Tangan
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Pengepul di Kota Tarakan memperlihatkan udang yang dijual 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Pengepul udang di Kota Tarakan Provinsi Kaltara mengeluhkan harga udang saat ini menurun drastis.

Misalnya harga udang size 15 yang biasanya Rp 300 ribu sampai Rp 350 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 130 ribu per kilogram.

Safri, salah satu pengepul udang di Safri Jaya Mandiri mengaku, dengan harga udang yang menurun drastis, ia mengalami kerugian.

Ia pun tidak mengetahui secara pasti penyebab mengapa harga udang menukik tajam.

“Saya tidak tahu penyebabnya kenapa harga udang menurun seperti ini, karena kami bukan yang mematok harga udang. Tapi saya dengar katanya kualitas udang menurun dan udang masih banyak menumpuk di gudang, sehingga harga udang turun kayak gini,” ujarnya, Senin (2/7/2018).

Safri berharap, dengan adanya permasalahan ini, Pemkot Tarakan atau pun Pemprov Kaltara dapat berperan serta membantu agar harga udang dapat normal seperti semula.

Pasalnya kalau seperti ini, dipastikan pengepul udang akan merugi terus.

Baca juga:

Ada Peluang Beraktivitas Kembali Bermodal Izin Sementara, Begini Respon Pengelola RM Tahu Sumedang

Lampiran Surat Edaran Pengurusan Syarat Kesehatan Calon Legislatif Tuai Polemik, Ini Penjelasan KPU

Halaman
12
Penulis: Junisah
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved