Minggu, 19 April 2026

Sekkot Siap Tanpa Wawali, Bakal Rombak Kabinet hingga ke Level Lurah

Hal yang penting, kata Jaang, ada tim yang berkualitas yang bisa membantu untuk mendukung tugas Wawali.

Penulis: Doan E Pardede |
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Sekkot Samarinda menyalami ASN di lingkungan Pemkot Samarinda di Balaikota Samarinda, jalan Kesuma Bangsa, baru-baru ini. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Baru-baru ini, Walikota Samarinda Syaharie Jaang menginginkan agar kursi Wakil Walikota (Wawali) Samarinda yang ditinggal almarhum Nusyirwan Ismail tetap dibiarkan kosong.

Jaang mengaku siap memimpin Kota Samarinda seorang diri hingga masa jabatan berakhir.

Hal yang penting, kata Jaang, ada tim yang berkualitas yang bisa membantu untuk mendukung tugas Wawali.

Jaang juga akan berkoordinasi dengan Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin, para Staf Ahli dan Asisten, terkait kursi Wawali ini.

Jika memang Pemkot Samarinda beserta jajaran siap, maka Jaang akan mengusulkan kepada Gubernur Kaltim agar kursi Wawali tetap dibiarkan kosong.

Baca: Daftar di SMKN 2 PPU, Calon Siswa Bisa Memilih Tiga Jurusan

Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin ketika dikonfirmasi di Balaikota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa, Selasa (3/7/2018) menyatakan setelah melakukan pendalaman, dirinya beserta jajaran siap membantu Walikota Samarina untuk mendukung tugas-tugas Wawali.

Bagi Pemkot Samarinda, ujar Sugeng, keinginan Walikota Samarinda ini adalah perintah.

"Kalau kami (Pemkot Samarinda) siap, apa yang dikatakan pak Walikota itu perintah dan harus dilaksanakan. Birokrat itu, pertama loyalitas," ujarnya.

Dan berkaitan dengan akan kosongnya kursi Wawali tersebut, Pemkot Samarinda dalam waktu dekat ini akan menggelar mutasi besar-besaran.

Baca: Cemas Anaknya tak Bisa Masuk Jalur Prestasi di SMAN 1, Ibu Ini Terpaksa Bolak-balik ke Sekolah

Bukan hanya di level eselon II, sejumlah posisi Lurah dan Camat juga akan berubah.

"Saat ini saya masih melakukan profiling di eselon IV, III dan sebentar lagi akan diumumkan untuk eselon II," ujarnya.

Sugeng menuturkan, selain melihat kinerja, mutasi yang akan dilakukan ini juga akan mempertimbangkan masukan masyarakat.

Baca: Pelaku Perdagangan Burung Langka Biro Indonesia Timur Berhasil Dibekuk KLHK

"Kita lihat keluhan masyarakat, capaian kinerjanya dan sebagainya," jelasnya. (*)


Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved