Rekapitulasi Suara Pilgub Kaltim di 4 Kabupaten/Kota, Isran-Hadi Kuasai 2 Daerah Ini

Babak akhir kontestasi Pilgub Kaltim tinggal menunggu hasil rekapitulasi suara tingkat KPU Kabupaten/Kota yang dimulai kemarin.

Rekapitulasi Suara Pilgub Kaltim di 4 Kabupaten/Kota, Isran-Hadi Kuasai 2 Daerah Ini
TRIBUN KALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara, Pilgub Kaltim 2018, Kota Balikpapan, resmi dibuka, Rabu, (4/7/2018) siang, di Hotel Novotel, Balikpapan. Hasil pleno membukukan pasangan nomor urut 4, Rusmadi-Safaruddin unggul tipis dari Paslon nomor urut 1, Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Babak akhir kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim tinggal menunggu hasil rekapitulasi suara tingkat KPU Kabupaten/Kota yang dimulai 4 hingga 6 Juli.

Hitung cepat di website KPU, beberapa waktu lalu mengunggulkan pasangan calon nomor 3, Isran Noor-Hadi Mulyadi. Namun kepastian paslon yang unggul ditentukan hasil rekapitulasi suara manual di KPU.

Mulai Rabu (4/7) kemarin, empat kabupaten/kota, yakni Balikpapan, Kutim, PPU, dan Paser sudah mulai menggelar rapat pleno rekapitulasi suara. Hasilnya, Isran-Hadi meraih kemenangan di dua kabupaten, yakni Paser dan PPU. Paslon nomor 4, Rusmadi-Safaruddin mendominasi perolehan suara di Balikpapan, sedangkan Syaharie Jaang-Awang Ferdian menang di Kutai Timur.

Hasil rekapituasi di KPU Kota Balikpapan, Rusmadi-Safaruddin menempati posisi pertama dengan 83. 491 suara, disusul Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi 82.488 suara. Selanjutnya Isran-Hadi 68.647 suara, dan Jaang-Ferdian 22.155 suara.

Baca: 93.000 Lembar Surat Suara Terbuang Sia-sia, Angka Golput Pilgub Kaltim di Paser 45 Persen!

Dari 6 kecamatan, Rusmadi-Safaruddin menguasai 3 kecamatan, yakni Balikpapan Kota, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Timur. Sofyan-Rizal unggul di Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah, dan Selatan. Menariknya, walupun tak mampu menang mutlak, pasangan Isran-Hadi meraih suara signifikan di hampir semua kecamatan, khususnya Balikpapan Tengah dan Utara.

Sementara di Kutim, paslon nomor urut 2, Jaang-Ferdi meraih suara terbanyak dengan 32. 464 suara, disusul Isran-Hadi 30.949 suara. Posisi ketiga Rusmadi-Safaruddin 20.296 suara, dan terakhir Sofyan-Rizal 17.254 suara.

Hasil rapat pleno rekapitulasi suara di KPU Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), paslon Isran-Hadi meraih suara terbanyak dengan 23.271 suara. Kemudian Sofyan Hasdam-Rizal Effendi 22.582 suara, Jaang-Ferdian 19.908 suara, Rusmadi-Safaruddin 15.370 suara.

Sedangkan, hasil rekapitulasi KPU Kabupaten Paser dari 10 PPK, paslon Hasdam-Rizal 20.716 suara, Jaang-Ferdian 24.257 suara, Isran-Hadi 29.715 suara, dan Rusmadi-Safaruddin 17.185 suara. Suara terbanyak diraih paslon Isran-Hadi.

Baca: Pilrek Unmul Kali Ini Diikuti Lebih Sedikit Bakal Calon

Komisioner KPU Kaltim Divisi SDM, Sosialisasi, dan Partisipasi Masyarakat, M Syamsul Hadi mengatakan, rapat rekapitulasi selanjutnya, Kamis (5/7) digelar di Mahulu, Kubar, Samarinda, Bontang, dan Berau. Jadwal dari kami, rekapitulasi KPU Kabupaten/Kota diharapkan bisa selesai pada 6 Juli," ujar Syamsul Hadi, Rabu (4/7).

Data hasil rekapitulasi per kabupaten/kota inilah yang nantinya akan dibawa ke KPU Provinsi untuk dilakukan rekapitulasi akhir. Jadwalnya, dilakukan pada 8 Juli mendatang. Sebelumnya akan dilaksanakan rakor bersama KPU Kabupaten/Kota sehari sebelumnya di Hotel Bumi Senyiur Samarinda.

Dalam rapat pleno terbuka pada 8 Juli tersebut KPU akan mengundang beberapa pihak tekait, termasuk empat paslon peserta Pilgub Kaltim 2018. "Bawaslu, KPU Kabupaten/Kota pasti diundang, karena KPU Kabupaten/Kota yang nanti mempresentasikan hasil rekapitulasi masing-masing daerah. Kami undang pula Polda, Polres Samarinda sebagai yang punya wilayah dan Pangdam," kata Syamsul Hadi.

Baca: Jaang-Ferdi Hormati Keputusan KPU Kaltim

Hal-hal seperti perbedaan suara, hingga kemungkinan adanya laporan kecurangan, juga akan dibahas dalam rapat pleno tingkat provinsi tersebut.

Lantas kapan KPU akan melakukan penetapan paslon terpilih, Syamsul menyatakan beberapa hari setelahnya. "Bukan (8 Juli). Penetapan masih lain waktu. Tanggal 8 Juli itu baru rekapitulasi dahulu. Di sana akan diketahui, siapa paslon peraih suara terbanyak . Barulah, tiga hari setelah itu, kami lakukan penetapan," ucap Syamsul. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved