Pilgub Kaltim 2018

Datangi Kantor Bawaslu, Gubernur Awang Faroek Sebut Temuan Uang dengan Kondisi Seperti Ini

Tadi kan teman-teman media sudah mendengarkan sendiri bahwa beliau tidak membawa atau menyerahkan barang bukti.

Datangi Kantor Bawaslu, Gubernur Awang Faroek Sebut Temuan Uang dengan Kondisi Seperti Ini
Tribun Kaltim/Doan Pardede
Ketua Bawaslu Kaltim Saipul Bahtiar mencontohkan perbedaan warna nomor seri uang di kantor Bawaslu Kaltim, Jalan MT Haryono, Jumat (6/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim mengapresiasi kedatangan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk memenuhi panggilan ke kantor Bawaslu Kaltim, Jalan MT Haryono, Jumat (6/7/2018).

Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul Bahtiar  menyampaikan, pemanggilan Gubernur Kaltim Awang Faroek ini adalah untuk mendengarkan secara langsung pernyataannya di media beberapa hari belakangan, seputar adanya indikasi money politics dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim tahun 2018. Saipul juga memastikan bahwa pertemuan ini hanya berbentuk diskusi terbuka.

"Tadi bukan untuk mengklarifikasi dengan menggunakan pertanyaan terarah. Tetapi tadi adalah dalam bentuk penyampaian langsung dari pak Gubernur, terkait hal-hal yang mau disampaikan secara langsung kepada Bawaslu. Jadi bentuknya bukan dalam bentuk klarifikasi dengan sekian pertanyaan. Tetapi kita mengadakan diskusi terbuka," jelasnya.

Baca: Bocah Ini Mengaku Bersalah Suka Kencing dalam Lift, Dia Bersedia Membersihkan Lift Selama Sebulan

Secara umum, kata Saipul, pernyataan Awang masih sama seperti dengan yang disampaikan pada saat FGD di Ruang Ruhui Rahayu kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, 2 Juli 2018 lalu.

Salah satunya seputar adanya informasi pengiriman uang dari luar negeri dengan menggunakan kargo.

Yang sedikit bertambah, Awang Faroek menyebut bahwa ada uang dengan warna nomor seri berbeda yang ditemukan beredar di tengah masyarakat. Hanya sayangnya, semua informasi tadi tidak diperkuat dengan bukti-bukti pendukung.

"Tadi kan teman-teman media sudah mendengarkan sendiri bahwa beliau tidak membawa atau menyerahkan barang bukti. Terkait pernyataan beliau selama ini di media," ujarnya.

Baca: Awang Faroek Lempar Isu Dugaan Money Politic di Pilgub Kaltim, Isran Noor : Biarkan Saja

Kepada Bawaslu, Gubernur juga menyampaikan bahwa yang seharusnya melaporkan hal tersebut adalah pasangan calon (paslon) yang bertarung di Pilgub Kaltim, dan bukan dirinya. Bawaslu juga akan melakukan pembahasan apakah informasi ini layak ditelusuri lebih jauh atau tidak.

"Tadi beliau juga menyampaikan bentuk klasifikasi nomor seri uang. Tentunya kita akan melakukan pendalaman lebih jauh apakah bentuk petunjuk adanya perbedaan warna nomor seri uang ini menuntun ke adanya pelanggaran money politics atau tidak. Nanti kita lakukan pendalaman. Tapi alat bukti, tidak ada satupun yang diserahkan ke Bawaslu," ujarnya.

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved