Pertamina EP Ajak Puluhan Komunitas di Balikpapan Sharing Industri Kreatif

Tanya jawab antara komunitas kreatif dan para narasumber tak ada habisnya, seolah ingin terus menggali ilmu.

Pertamina EP Ajak Puluhan Komunitas di Balikpapan Sharing Industri Kreatif
TRIBUN KALTIM/ADITYA RAHMAN HAFIDZ
Ketiga narasumber, Arbain Rambey, Bima Prasena, dan Yulianus Ladung serta General Manager Pertamina EP Asset 5, Irwan Zuhri dan Manajer Senior Kehumasan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, Sebastian Julius, berfoto bersama usai melakukan sharing pengetahuan dan pengalaman kepada puluhan komunitas kreatif di Balikpapan, pada acara Silaturahmi Komunitas Kreatif Balikpapan gelaran SKK Migas bekerjasama dengan Pertamina EP, di Hobbies Cafe, jalan Mayor TNI AD Imat Saili (Sungai Ampal), Balikpapan, Sabtu (7/7/2018) malam. 

Irwan menjelaskan, kegiatan ini sebagai salah satu kegiatan sinergi dengan komunitas kreatif, selain juga melakukan sinergi dengan komponen lingkungan, dengan aktif di bidang proper untuk membina lingkungan.

"Sinergi dalam semua hal. Komunitas kreatif sebagai corong kami agar kami dapat info, adakah di daerah lain di Kalimantan Timur ini yang serupa dengan di daerah Kalimantan Utara tadi. Dengan kami bekerjasama dengan industri kreatif, mereka akan memberikan masukan kepada kami. Sehingga kita tau, 'oh, we have another component' dari masyarakat yang ternyata mirip dengan yang ada di Kaltara," ungkapnya.

Untuk diketahui, salah satu yang dilakukan oleh Pertamina EP adalah tentang sekolah binaan mereka di Pulau Sebatik, yaitu Sekolah Tapal Batas.

Pada kesempatannya, terselip kisah tentang perjalanan para narasumber ke Pulau Sebatik.

Disana mereka menemukan satu sekolah rakyat, yang dimana sebelumnya para siswa-siswi keturunan Indonesia tersebut lebih hafal lagu kebangsaan Malaysia dibanding dengan 'Indonesia Raya'.

"Karena kami ingin bahwa upaya kerja kami ini dilihat sebagai sesuatu yang memberikan manfaat bagi bangsa ini oleh semua komponen bangsa. Jadi tidak hanya memberikan manfaat bagi komponen yang betul-betul memberikan nilai tambah langsung kepada kami, tetapi juga kepada lingkungan yang secara tidak langsung memberikan nilai tambah kepada kami," ujar Irwan.

Bersamaan, Sebastian Julius, Manajer Senior Kehumasan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, mengatakan kegiatan ini sebagai salah sati tanggung jawab sosial untuk memicu perkembangan komunitas kreatif di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan.

"Kami memiliki tupoksi pembukaan cadangan migas. Namun, disamping itu kami juga memiliki tanggung jawab terhadap kehidupan sosial. Dilakukan sharing knowledge dan pengalaman oleh bapak-bapak yang sudah senior (pembicara pada acara) tersebut, bisa menjadi suatu panutan, untuk mentrigger komunitas kreatif yang ada di Balikpapan," ujar Julius. (*)

Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved