Belum Ada Parpol yang Mendaftarkan Calegnya di KPU

Karena di Silon ini kalau data parpol yang dimasukkan tidak memenuhi syarat secara otomatis keluar tulisan Tidak Memenuhi Syarat

Belum Ada Parpol yang Mendaftarkan Calegnya di KPU
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Ketua KPU Kota Tarakan Teguh Dwi Subagyo 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Hingga kemarin belum ada satu pun partai politik (Parpol) di Kota Tarakan yang mengajukan pendaftaran bakal calon legislatif Kota Tarakan, ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan. Padahal KPU Kota Tarakan telah membuka pendaftaran 4-17 Juli.

"Sampai 8 Juli kemarin pukul 16.00 Wita, belum ada satu pun parpol yang mengajukan pendaftaran bakal calon. Kemungkinan parpol saat ini sedang proses persiapan berkas untuk memenuhi persyaratan yang telah ditentukan," ucap Ketua KPU Kota Tarakan, Teguh Dwi Subagyo, Senin (9/7/2018) di ruang kerjanya.

Menurut Teguh, ia telah mendapatkan informasi ada beberapa parpol di Kota Tarakan yang berencana mendaftar serentak di seluruh Indonesia bersama parpol kabupaten, kota, provinsi hingga pusat. "Parpol sudah konfirmasi mendaftar kepada saya di 10, 11, 13 dan 14 Juli," katanya.

Teguh mengatakan, dalam proses pendaftaran bakal calon legislatif, tidak serta-merta parpol langsung daftar ke Kantor KPU. Namun ada proses yang dilakukan parpol, yakni dengan menginput dan floating data ke Sistem Informasi Paslon (Silon).

"Jadi parpol sudah harus menginput dan floating data ke Silon. Di antaranya, keterwakilan 30 persen perempuan, nama bakal caleg, komposisi harus benar mulai dapil dan jumlah orangnya. Nah data yang masuk nantinya terfilter di Silon," ujarnya.

Teguh mengatakan, dengan Silon ini akan ketahuan, apabila parpol yang mengajukan persyaratan tidak memenuhi persyaratan. Misalnya kalau parpol tidak memenuhi persyaratan 30 persen keterwakilan perempuan, maka akan ditolak Silon.

"Karena di Silon ini kalau data parpol yang dimasukkan tidak memenuhi persyaratan akan secara otomatis keluar tulisan di Silon Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Kalau memenuhi persyaratan akan keluar tulisan Memenuhi Syarat (MS)," ujarnya.

Teguh mengatakan, masuknya data di Silon, tentunya akan memudahkan pendaftaran parpol saat datang ke KPU Tarakan. Sehingga parpol yang mendaftar tinggal membawa berkas, seperti surat pernyataan melakukan proses seleksi caleg secara demokratis.

Lalu membawa pakta integritas yang menyatakan parpol tidak mengikusertakan mantan narapidana kasus narkoba, pelecahan seksual dan korupsi, serta lampiran surat keputusan kepenguruan parpol yang terakhir dan AD/ART yang ditandatangani ketua dan sekretaris.

"Kalau parpol saat mendaftar tidak menyertakan pakta integritas itu, maka siap-siap sanksi administrasi dan dicoret. Apabila baru ketahuan belakangan caleg yang terpilih pernah jadi napi dari tiga kasus ini, tentunya caleg terpilih tidak akan dilantik," tegasnya. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved