Sempat Ricuh, Penyampaian Visi Misi Bakal Calon Rektor Unmul Dipindah Ruangan

Penyampaian visi misi Bakal Calon Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), yang berlangsung Selasa (10/7/2018), diwarnai keributan.

Sempat Ricuh, Penyampaian Visi Misi Bakal Calon Rektor Unmul Dipindah Ruangan
Tribun Kaltim/Nevrianto
Suasana Rapat Senat Unmul Terbuka Pemilihan Rektor (Pilrek) Unmul periode 2018-2022 diwarnai keributan saat seorang calon yakni Dr Asnar Presentasi menyamoaikan visi misi, di ruang Rektorat Lantai 4 Unmul jalan M Yamin,kawasan Kampus Unmul jalan Kwaro Samarinda Ulu Kalimantan Timur, ( 10/7/2018) 

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Penyampaian visi misi Bakal Calon Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), yang berlangsung Selasa (10/7/2018), diwarnai keributan.

Keributan terjadi saat salah satu bakal calon rektor, yakni Asnar, mulai menyampaikan visi-misinya.

Sekelompok orang tiba-tiba masuk ruang penyampaian visi-misi yang berlangsung di lantai 4, Gedung Rektorat Unmul. Mereka langsung menyampaikan aspirasi agar Unmul dipimpin oleh putra daerah.

"Sejak awal Unmul berdiri, tidak pernah dipimpin oleh putra daerah," teriak salah seorang yang menerobos masuk.

Baca: Kekayannya Sultan Brunei Melebihi Raja Saudi, Intip Kehidupan Mewah Keluarganya

Petugas keamanan kampus pun langsung mengamankan aksi penyampaian aspirasi mendadak tersebut. Panitia juga terpaksa menskor penyampaian visi misi.

Setelah beberapa saat, penyampaian visi-misi dilanjutkan namun dipindah ruangan di lantai 3, Rektorat Unmul.

Baca: Kunjungi Kediaman Isran Noor, Rusmadi Beri Hadiah Ini

Sekadar informasi, penyampaian visi misi ini diikuti lima bakal calon rektor Unmul ini diikuti lima orang bakal calon.

Diketahui, kelima bakal calon rektor tersebut yakni Dr Drs Asmar M.Si yang merupakan dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),  Dr Drs La Ode Rinaldi M.Si yang merupakan Dekan Fakultas Farmasi, Prof Dr Masjaya M.Si, yang merupakan Rektor Unmul saat ini. S

elanjutnya ada Ir Sukartiningsih M.Sc, Ph.D, yang merupakan Pusat Studi Reboisasi Hutan Tropis Humida (Pusrehut), dan terakhir Prof Dr Susilo yang merupakan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M).

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved