Ibadah Haji 2018
149 Calon Jemaah Haji Asal Berau Siap Diberangkatkan
Sebanyak 149 calon jemaah haji asal Kabupaten Berau, siap untuk diberangkatkan pada musim haji tahun 1439 Hijriah ini.
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Sebanyak 149 calon jemaah haji asal Kabupaten Berau, siap untuk diberangkatkan pada musim haji tahun 1439 Hijriah ini.
Rencanaya, calon jemaah haji asal Kabupaten Berau ini akan diberangkatkan pada 6 Agustus 2018 nanti.
Kepala Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau, Alfi Taufik menyebutkan, dari 149 calon jemaah haji tersebut terdiri dari 67 laki-laki dan 82 jemaah perempuan.
Alfi menyebutkan, sebelumnya 12 orang mengundurkan diri.
"Karena ada yang meninggal, ada yang tengah hamil, atau kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk mengikuti haji dan dalam proses pemulihan kesehatan," ungkapnya.
Baca: Pekan Depan Ratusan Kios di Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan akan Direnovasi
Meski demikian, 12 calon jemaah yang mengundurkan diri digantikan oleh calon jemaah haji lain yang ada di dalam daftar tunggu, agar kuota haji tetap maksimal.
Sementara dari segi usia, calon jemaah haji termuda berusia 28 tahun dan tertua 70 tahun.
Dan seluruhnya telah mengikuti manasik haji dan pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau telah memberikan suntikan vaksin untuk mencegah berbagai penyakit yang mengancam kesehatan mereka.
Selama menunggu keberangkatan, para calon jemaah haji ini diminta untuk menjaga kesehatan mereka, dengan melakukan olahraga dan mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang.
Alfi juga menegaskan, seluruh calon jemaah haji juga telah rampung mengurus paspor yang digunakan untuk kelengkapan dokumen keimigrasian.
Baca: Kisah Zohri Sang Juara Dunia Lari 100 Meter U-20, Yatim Piatu dan Hidup Sangat Sederhana
Sebagaian calon jemaah haji juga sudah ada memiliki paspor.
“Paspor ini dibuat ketika berangkat umrah dan masa berlaku paspornya masih panjang," jelasnya.
Alfi menyampaikan apresiasinya kepada Kantor Imigrasi Tanjung Redeb, yang telah memprioritaskan calon jemaah haji.
Ditambahkannya, Kemenag terus melakukan peningkatan pelayanan.
Salah satunya dalam kemudahan layanan imigrasi. Tahun ini pemerintah menjalankan pilot project dengan pemindai keimigrasian melalui sejumlah embarkasi.
Baca: Audy Item Sering Dihujat soal Body Shaming, Iko Uwais: Saya Akan Bela Istri sampai Mati!
Dengan layanan ini, calon jemaah haji tidak perlu lagi melakukan scanning imigrasi di Bandara Arab Saudi.
Seluruh calon jemaah haji juga dibekali dengan gelang yang dilengkapi data profil yang bisa dideteksi melalui aplikasi untuk memudahkan layanan. (*)