Jalan ke Pasar Terbaik Tingkat Nasional Ini Rusak Parah, Warga Berharap Diperbaiki

Mayoritas warga yang melintas di Jalan HARM Ayoeb, Tanjung Redeb mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah.

Jalan ke Pasar Terbaik Tingkat Nasional Ini Rusak Parah, Warga Berharap Diperbaiki
Tribun Kaltim
Jalan menuju pasar Sanggam, Tanjung Redeb rusak parah 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Mayoritas warga yang melintas di Jalan HARM Ayoeb, Tanjung Redeb mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Terutama setelah diguyur hujan, genangan air menutupi permukaan jalan, sehingga pengendara tidak mengetahui dimana posisi lubang jalan.

"Jadi kondisinya ini sudah membahayakan, apalagi kalau banjir, tidak kelihatan lagi lubang-lubang jalan. Sudah sering pengguna motor jatuh di jalan ini," kata Syarifuddin, warga Kecamatan Gunung Tabur yang setiap hari melintasi jalan tersebut, Jumat (13/7/2018).

Terlebih lagi, ruas Jalan HARM Ayoeb ini sehari-hari digunakan masyarakat yang menuju Pasar Sanggam Adji Dilayas yang disebut-sebut sebagai pasar terbaik tingkat nasional untuk kategori kabupaten. Jalan ini juga menjadi perlintasan antar kabupaten dan provinsi.

Baca: Disangka Lumpur, Ternyata Benda Ini yang Menyangkut di Jaring Nelayan Manggar

Meski tidak turun hujan, endapan tanah yang terbawa hujan dan mengering saat cuaca terik, membuat jalan ini penuh dengan debu. Kondisi membuat Fitria, warga yang bermukim di Jalan HARM Ayoeb mengeluh.

"Rumah tidak bisa bersih, karena kalau hujan, halaman rumah penuh lumpur. Kalau panas terik, rumah tertutup debu," ujarnya.

Tidak hanya warga yang bermukim di sepanjang jalan, para pengguna Jalan HARM Ayoeb berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut, membangun drainase agar air tidak terus menggenang saat hujan turun.

Ruas jalan negara tersebut, sejak beberapa tahun lalu memang akan diperbaiki. Sayangnya, rencana ini masih terhambat dengan persoalan lahan. Pemkab Berau sebelumnya telah meminta agar para pemilik lahan menghibahkan sebagian lahannya, untuk pembangunan drainase dan perbaikan jalan.

Baca: Kembangkan Wisata Pula Beras Basah, Walikota Bontang Siap Beriklan lewat Google

Hingga kini, masih ada beberapa warga yang menuntut ganti rugi. Bupati Berau, Muharram juga telah melakukan pendekatan kepada warga yang menuntut ganti rugi, namun warga bergeming.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmad mengakui, masih ada persoalan lahan yang belum tuntas. Meski begitu, menurutnya perbaikan ruas jalan tersebut akan tetap dilakukan.

"Proyek tetap jalan, sekarang dalam tahap lelang, setelah ada pengumuman pemenang lelang, akan langsung dikerjakan," tegasnya.

Baca: Lama tak Terlihat, Eks Kiper Timnas Kurnia Meiga Kini Dikabarkan Jualan Keripik

Meski begitu, pemerintah tidak akan mengabaikan persoalan lahan yang belum tuntas. "Itu (persoalan lahan) akan diselesaikan sambil proyek berjalan," kata Rahmad.

Perbaikan Jalan HARM Ayoeb menggunakan APBN dan masih dalam proses di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Keuangan. Perbaikan jalan ini rencananya menggunakan sistem multiyears contract. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved