Senin, 18 Mei 2026

Penyebar Penyakit Chagas

Pemerintah China Beri Hadiah Rp 25.000 bagi Warga yang Bisa Menangkap Hidup atau Mati Kutu Ini

Pemerintah China memberi hadiah Rp 25.000 untuk setiap ekor kutu triatomine hidup atau mati, kutu ini penyebar penyakit Chagas.

Tayang:
net
Kutu triatomine 

TRIBUNKALTIM.CO--   Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  Pusat Guangzhou  menawarkan hadiah sebesar US$1,63 (sekitar Rp 25.000) kepada warga yang bisa menangkap hidup atau mati setiap ekor kutu triatomine.  Karena serangan kutu  triatomine ini dapat menyebarkan penyakit Chagas yang berpotensi mematikan.

"Kami sekarang telah menerima lebih dari selusin serangga, baik yang masih hidup maupun yang mati, dari penduduk," kata Chen Shouyi, direktur pusat bagian pencegahan penyakit parasit dan pencegahan penyakit endemik.

"Semua bug akan dikirim ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China untuk identifikasi lebih lanjut," kata Chen kepada media pada hari Selasa.

Hadiah 8 yuan (S $ 1,63 setara dengan Rp 25.000) akan dibayarkan untuk setiap seekor kutu.

Kutu triatomine
Kutu triatomine dewasa (asiaone.com)
Kutu triatomine
Ukuran kutu triatomine mulai dari telur hingga menjadi kutu dewasa. (net)

Baca: Digigit Kutu Kasur saat Menginap, Sabrina Jales Model Victorias Secret Gugat Hotel Mewah

Baca: Ekstrem Banget! Anak-anak Angelina Jolie Makan Serangga Seperti Camilan Keripik

Baca: Kuliner Unik, Donat Bertabur Serangga Ini Lagi Kekinian Lho, Berani Coba?

Serangga ini -suka menggigit jaringan bibir manusia - sebagian besar hidup di celah dinding, perabotan kayu dan batu, tetapi mereka juga ditemukan di hutan, ladang, kandang hewan dan kandang ayam.

Serangga ini biasanya muncul di malam hari untuk mencari makan. Kutu dewasa bisa mencapai 2,5 cm panjangnya.

Kutu tersebut juga dapat menularkan penyakit Chagas, suatu kondisi parasit tropis yang dapat disembuhkan pada tahap awal, dengan gejala sakit kepala, demam disertai pembengkakan pada kulit. Pada tahap lanjut, mungkin ditandai dengan pembengkakan jantung atau usus besar atau esofagus yang membesar.

Chen mengatakan orang harus memakai sarung tangan atau menggunakan selembar kertas untuk menangkap serangga untuk mencegah gigitanyang bisa menyebabkan infeksi.

Kutu triatomine menyebabkan penyebarkan penyakit Chagas, dimana penderita bisa mengalami pembekakan ada kulit bahkan apabila tidak segera diatasi bisa mengakibatkan pembengkakan jantung.
Kutu triatomine menyebarkan penyakit Chagas, dimana penderita bisa mengalami pembekakan pada kulit bahkan apabila tidak segera diatasi bisa mengakibatkan pembengkakan jantung. (Elite Readers)
Kutu triatomine
Mata penderita bisa membengkak akibta terkena serangan kutu triatomine (net)

Baca: Semut Neraka, Penampakan Serangga Ini Sungguh Mengerikan

Baca: Permen Manis Ini Dibuat dari Bahan Nyeleneh, Ada Serangga hingga Urine

Baca: Lagi Liburan di Bali, Tubuh Turis Ini Muncul Bercak Merah, Dikira Digigit Serangga, Ternyata. . .

Seranggga ini harus dimasukkan ke dalam wadah transparan, seperti botol air, sebelum membawanya ke kantor CDC.

"Kampanye ini akan berjalan hingga akhir Juli dan akan membantu kami mempelajari berapa banyak kutu busuk di Guangzhou dan bagaimana kutu ini menyebar," kata Chen, yang juga ahli dalam penyakit parasit dan endemik.

"Penemuan ini akan memberikan data dan referensi yang berharga bagi Guangzhou untuk mencegah kemungkinan pecahnya penyakit Chagas, dan menawarkan perawatan yang lebih baik kepada pasien pada tahap awal," kata Chen.

"Tidak ada kasus penyakit Chagas yang pernah dilaporkan di daratan," katanya.

VIDEO- Bahaya kutu triartomine yang  mematikan

Penyakit Chagas umumnya ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, dilaporkan telah ditemukan antara 6 juta dan 8 juta kasus. Amerika Utara telah melaporkan sekitar 300.000 kasus.

Dengan meningkatnya globalisasi, penyakit Chagas telah dilaporkan di Eropa, Oceania dan Jepang, kata Chen, jadi Guangzhou, yang dikenal sebagai gerbang selatan China, harus memperkenalkan langkah-langkah yang konkrit dan efektif untuk mencegah wabah atau impor penyakit.(asiaone/ps)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved