Presiden Minta Pengelola Tol agar Mengutamakan Penjual Sate, Gudeg, dan Ronde di Rest Area
Presiden Joko Widodo meminta pengelola jalan tol tidak lagi memprioritaskan produk asing dijual di rest area (tempat peristirahatan).
TRIBUNKALTIM.CO, BOYOLALI - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meminta pengelola jalan tol tidak lagi memprioritaskan produk asing dijual di rest area (tempat peristirahatan).
Ia mengimbau pengelola menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menyajikan produk asli dalam negeri.
"Jangan sampai titik-titik yang ada kegiatan ekonomi itu justru diisi merek-merek asing, brand-brand asing. Saya minta di setiap rest area jualannya bukan McDonalds, Kentucky, dan Starbucks. Tapi mulai diganti sate, soto, tahu guling, dan gudeg," kata Jokowi di sela-sela peresmian Tol Kartasura-Sragen di Gerbang Tol Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (15/7/2018).
Baca: Beri 13 Kali Penanganan Medis, PMI Keluhkan Tidak Ada Rest Area di Pos Pelayanan Idul Fitri
Baca: Rest Area Terlalu Jauh, Banyak Mobil Pemudik di Tol Pemalang Batang Mogok dan Kehabisan Bensin
Baca: Arus Mudik Lebaran 2018, Lewat Tol Cikampek Mampir ke Rest Area 39, ada Masjid Unik
Oleh karena itu, Jokowi meminta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Rini Soemarno bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk mewujudkan hal tersebut.
Dengan demikian, produk-produk pelaku UMKM bisa dijual di rest area dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kalau minum ya jangan Starbucks, wedang ronde itu saja bisa dijual di rest area dan lain-lainnya. Ini harus kita mulai. Jangan sampai ada suara-suara, 'Pak, sekarang telur asin omzetnya anjlok'," ujarnya.
Baca: Rest Area Padat, Polisi Imbau Warga Sedia Makanan di Kendaraan
Baca: Ibu Ini Tak Sadar Anaknya Tertinggal di Rest Area Sejauh 70 Km
Baca: Ini 2 Lokasi Rest Area di Sepanjang Jalur Mudik Kaltim
Dengan melibatkan peran serta pelaku UMKM, Jokowi berharap tidak ada lagi yang mengeluhkan omzetnya turun karena pembangunan infrastruktur. Menurut Jokowi, pembangunan harus tetap dilaksanakan dalam rangka meningkatkan daya saing Indonesia dengan negara lain.
"Kalau tidak, kita akan ditinggal negara-negara lain, kita sudah ditinggal negara-negara tetangga kita dalam sektor infrastruktur kita," kata Presiden.
"Kita sudah kalah dengan Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam. Saya enggak mau ditinggal lagi oleh Laos dan Kamboja karena ketidakcepatan kita dalam pembangunan yang fundamental," kata Jokowi.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Saya Minta di "Rest Area" Jualannya Bukan Kentucky, Diganti Sate dan Soto...", https://regional.kompas.com/read/2018/07/15/10471301/jokowi-saya-minta-di-rest-area-jualannya-bukan-kentucky-diganti-sate-dan.
Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani
Editor : Kurnia Sari Aziza
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jokowi-pertamina_20180502_152236.jpg)