Senin, 20 April 2026

Presiden Minta Pengelola Tol agar Mengutamakan Penjual Sate, Gudeg, dan Ronde di Rest Area

Presiden Joko Widodo meminta pengelola jalan tol tidak lagi memprioritaskan produk asing dijual di rest area (tempat peristirahatan).

Tribunnews.com
Presiden Joko Widodo mengunjungi kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur, Rabu (12/11/2015) 

TRIBUNKALTIM.CO, BOYOLALI - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meminta pengelola jalan tol tidak lagi memprioritaskan produk asing dijual di rest area (tempat peristirahatan).

Ia mengimbau pengelola menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menyajikan produk asli dalam negeri.

"Jangan sampai titik-titik yang ada kegiatan ekonomi itu justru diisi merek-merek asing, brand-brand asing. Saya minta di setiap rest area jualannya bukan McDonalds, Kentucky, dan Starbucks. Tapi mulai diganti sate, soto, tahu guling, dan gudeg," kata Jokowi di sela-sela peresmian Tol Kartasura-Sragen di Gerbang Tol Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (15/7/2018).

Pembangunan jalan tol ini menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejak menjabat Oktober 2014 lalu, Jokowi sudah tiga kali datang ke lokasi pembangunan jalan tol.
Pembangunan jalan tol ini menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejak menjabat Oktober 2014 lalu, Jokowi sudah tiga kali datang ke lokasi pembangunan jalan tol. (humas pemprov kaltim)

Baca: Beri 13 Kali Penanganan Medis, PMI Keluhkan Tidak Ada Rest Area di Pos Pelayanan Idul Fitri

Baca: Rest Area Terlalu Jauh, Banyak Mobil Pemudik di Tol Pemalang Batang Mogok dan Kehabisan Bensin

Baca: Arus Mudik Lebaran 2018, Lewat Tol Cikampek Mampir ke Rest Area 39, ada Masjid Unik

Oleh karena itu, Jokowi meminta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Rini Soemarno bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk mewujudkan hal tersebut.

Dengan demikian, produk-produk pelaku UMKM bisa dijual di rest area dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kalau minum ya jangan Starbucks, wedang ronde itu saja bisa dijual di rest area dan lain-lainnya. Ini harus kita mulai. Jangan sampai ada suara-suara, 'Pak, sekarang telur asin omzetnya anjlok'," ujarnya.

Presiden Joko Widodo menggendong dua balita di Kampung Kayeh, Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (12/4/2018). Balita berkaus kuning juga bernama Jokowi.
Presiden Joko Widodo menggendong dua balita di Kampung Kayeh, Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (12/4/2018). Balita berkaus kuning juga bernama Jokowi. (Biro Pers Setkab)

Baca: Rest Area Padat, Polisi Imbau Warga Sedia Makanan di Kendaraan

Baca: Ibu Ini Tak Sadar Anaknya Tertinggal di Rest Area Sejauh 70 Km

Baca: Ini 2 Lokasi Rest Area di Sepanjang Jalur Mudik Kaltim

Dengan melibatkan peran serta pelaku UMKM, Jokowi berharap tidak ada lagi yang mengeluhkan omzetnya turun karena pembangunan infrastruktur. Menurut Jokowi, pembangunan harus tetap dilaksanakan dalam rangka meningkatkan daya saing Indonesia dengan negara lain.

"Kalau tidak, kita akan ditinggal negara-negara lain, kita sudah ditinggal negara-negara tetangga kita dalam sektor infrastruktur kita," kata Presiden.

Suasana ruas jalan tol Mojokerto Barat - Mojokerto Utara, Jawa Timur, Selasa (28/06/2016). Ruas jalan tol ini akan digunakan sementara untuk jalur mudik lebaran.
Suasana ruas jalan tol Mojokerto Barat - Mojokerto Utara, Jawa Timur, Selasa (28/06/2016). Ruas jalan tol ini akan digunakan sementara untuk jalur mudik lebaran. (KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)

"Kita sudah kalah dengan Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam. Saya enggak mau ditinggal lagi oleh Laos dan Kamboja karena ketidakcepatan kita dalam pembangunan yang fundamental," kata Jokowi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Saya Minta di "Rest Area" Jualannya Bukan Kentucky, Diganti Sate dan Soto...", https://regional.kompas.com/read/2018/07/15/10471301/jokowi-saya-minta-di-rest-area-jualannya-bukan-kentucky-diganti-sate-dan.
Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani
Editor : Kurnia Sari Aziza

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved