Zonasi PPDB Sistem Ring Diwacanakan, Yunus Syam Ingin Zonasi Jalur BL Dilaksanakan Lebih Awal

Zonasi PPDB Sistem Ring Diwacanakan, Yunus Syam Ingin Zonasi Dilaksanakan Lebih Awal

Zonasi PPDB Sistem Ring Diwacanakan, Yunus Syam Ingin Zonasi Jalur BL Dilaksanakan Lebih Awal
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Pendaftaran PPDB di SMKN 2 PPU, Selasa (3/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Semua SD dan SMP sudah melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Senin (16/7/2018), kegiatan belajar mengajar akan dimulai.

Sebagaimana PPDB 2017, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser juga mengevaluasi kekurangan PPDB 2018.

Luas area Bina Lingkungan (BL) sekolah, menurut Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Paser Yunus Syam, adalah satu dari sejumlah masukan untuk dievaluasi kembali.

Untuk sekolah di dalam kawasan permukiman padat penduduk, radius 400 meter area BL diterapkan, tapi tidak untuk sekolah-sekolah di desa-desa.

“Makanya tahun ini tidak harus 400 meter, terutama sekolah-sekolah di desa. Terbukti pada PPDB tahun lalu, radius 400 meter diterapkan semua sekolah. Itu banyak yang mengeluh, kemudian radius diganti wilayah desa di PPDB tahun ini, ternyata masih dikeluhkan juga,” kata Yunus Syam, Minggu (15/7/2018).

BL mengacu wilayah desa itu, lanjut Yunus, menjadi kendala bagi sekolah yang berlokasi di perbatasan desa.

Calon peserta didik desa tetangga tidak masuk jalur BL, meski tempat tinggalnya berjarak 100 meter dari sekolah di desa tetangganya.

Baca juga:

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved