Breaking News:

Disinggung Legalisasi Ganja di Indonesia, Ini Jawaban BNN Samarinda

dibeberapa negara lainnya, ganja telah dilegalkan dan dapat dikonsumsi oleh warganya sesuai dengan ketentuan

Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Mural terkait dengan Ekspor Ganja terdapat di jalan RE Martadinata, Teluk Lerong, Samarinda, Senin (16/7/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Indonesia perang terhadap narkoba, pemerintah termasuk aparat penegak hukum secara tegas akan menindak semua pelaku peredaran narkoba apapun jenis narkobanya, termasuk ganja.

Namun, dibeberapa negara lainnya, ganja telah dilegalkan dan dapat dikonsumsi oleh warganya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh masing-masing negara.

Di Indonesia sendiri, tanaman ganja banyak terdapat Aceh, bahkan hampir semua peredaran ganja di daerah lainnya berasal dari Aceh. Pro dan kontra pun terjadi terkait legalisasi ganja di Indonesia.

Baca: Orangtua Siswa di Balikpapan Dibolehkan Temani Anaknya di Dalam Kelas Selama 3 Hari

Ditanya terkait dengan legalisasi ganja di Indonesia, Kepala Badan Narkoba Nasional Kota (BNNK) Samarinda, AKBP Siti Zaekhomsyah menjelaskan, masyarakat Indonesia belum siap, dan perlu proses serta waktu yang panjang menuju hal tersebut.

"Dibeberapa negara memang sudah ada yang melegalkan ganja, namun masyarakat disana sudah cukup sadar, dan masyarakat kita belum siap," ungkapnya.

Dia pun secara tegas menilai, ganja dapat merusak dan tidak ada hal positif yang didapatkan dari mengkonsumsi ganja, yang masuk dalam kategori narkoba golongan 1.

"Dan, ganja ini merusak, tidak ada segi positif yang didapatkan," tegasnya.

Baca: Gerhana Bulan Total Muncul Akhir Juli 2018, Catat Waktu Terbaik Melihatnya

"Yang dapat digunakan untuk medis hanya narkoba golongan 2, biasanya untuk operasi, tapi ganja ini masuk ke golongan 1, jadi tidak bisa," tambahnya.

Lanjut dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi ganja ditanam di Samarinda, namun pihak beberapa kali mengungkap kasus peredaran narkoba jenis ganja.

Baca: Posting Foto dengan Jidat Memerah, Luka Ayu Ting Ting Dianggap Samaan dengan Raffi Ahmad

"Asalnya dari Aceh yang biasanya masuk ke Samarinda, indikasi yang menanam di Samarinda belum kita dapati, tapi beberapa kali kita lakukan pengungkapan," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved