Agar Mimpinya Terwujud, Walikota Ini Bagikan 466 Laptop Gratis untuk Guru SD

Komitmen Pemkot Bontang meningkatkan kualitas pendidikan terus diwujudkan. Kebijakan pemeritah pro pendidikan direaliasasikan.

Agar Mimpinya Terwujud, Walikota Ini Bagikan 466 Laptop Gratis untuk Guru SD
Tribun Kaltim
Walikota Bontang Neni menyerahkan bantuan laptop kepada guru sekolah dasar. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Komitmen Pemkot Bontang meningkatkan kualitas pendidikan terus diwujudkan. Sejumlah kebijakan pemeritah pro pendidikan berhasil direaliasasikan.

Sukses dengan Program Pendidikan Anak Pulau (Prodikau) yang menyabet penghargaan Inovative Goverment Award dari Kemendagri, Pemkot Bontang memotivasi tenaga pengajar melalui program bagi-bagi laptop gratis kepada 213 guru SMP Negeri tahun lalu.

Mentari belum juga tampak pagi itu, tapi cuaca sudah terlihat cerah. Murid-murid dan guru di SD Negeri 006 Bontang Utara serius mengikuti jalannya upacara perdana setelah libur panjang. Para murid seragam putih merah berbaris rapi, di sebelahnya puluhan guru ikut berbaris menyimak sambutan Inspektur Upacara, Walikota Bontang Neni Moerniani.

Baca: Aplikasi Google Phone Ini Mampu Mendeteksi Telepon Spam Secara Otomatis, Begini Caranya

Selang 25 menit kegiatan berlangsung upacara selesai. Seluruh murid bergerak menuju ruang kelas masing-masing. Beberapa orangtua murid yang ikut mengantar menyapa anaknya. Berbeda dengan para guru yang masih tetap berbaris antre. Para guru ini bakal menerima laptop dari pemerintah. Yah, tahun ini, Pemkot Bontang membagikan laptop gratis kepada 466 guru SD.

"Syukur alhamdulillah impian saya agar para guru dapat dimudahkan tugasnya dengan laptop terwujud," ungkap Neni di hadapan para guru yang masih berbaris.

Momen ini, rencanaya 466 guru SD bakal menerima fasilitas laptop. Secara simbolis membagikan pada kesempatan ini. Satu per satu guru menerima laptop yang diserahkan Walikota Neni.

Abarinawati, guru kelas 2 SD mengantre. Dia terus tersenyum melihat rekan seprofesinya menerima laptop dari orang nomor satu di Bontang. Giliran Abarinawati. Walikota menyerahkan tas laptop beserta isinya kepada wanita dengan tinggi sekitar 160 centimeter ini.

Baca: Dandenpom: Jangankan Tentara, PM Nakal Sekalipun Saya Libas

Kepalanya sedikit menunduk, tapi matanya tetap fokus pada senyum dari wajah Walikota Neni. Seraya membalas senyuman, tangan kanan mendekap tangan Walikota berterima kasih.

"Gunakan sebaik-baiknya untuk pendidikan," ungkap Neni kepada Abrinawati yang diikuti anggukan kepalanya menjawab.

Seusai serah terima, Neni menyempatkan diri berswafoto bersama ratusan murid dan guru. Laptop dari pemerintah sengaja dialokasikan untuk menunjang kinerja para pahlawan tanpa tanda jasa ini. Pemerintah, ungkap Neni, bakal terus konsisten memperhatikan mutu pendidikan daerah.

Baca: Meski Gagal Juara, Ada 3 Hal Positif Dibalik Pencapaian Luka Modric Cs Menurut Media Kroasia

Sejak lama impian peningkatan pendidikan terngiang di kepalanya. Namun, memasuki tahun kedua program pro pendidikan perlahan dilakukan. Seiring kondisi keuangan daerah yang mulai merangkak naik.

Dirinya berkomitmen, ketika anggaran mencapai Rp 1,9 triliun atau setara pendapatan pada saat 2015 lalu. Tak hanya guru negeri, program ini pun bakal dinikmati oleh para guru swasta. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved