Kapolda: Kaltim Jadi Pasar Narkoba

Ia meminta agar seluruh masyarakat bergerak, sampai kepada lapisan paling bawah yakni keluarga.

Kapolda: Kaltim Jadi Pasar Narkoba
Tribun Kaltim/M Fachri Ramadhani
Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto 

Terima Paket Sepatu Wanita yang Disisipi Sabu, JS Diciduk di Kantor Jasa Ekspedisi

Pengamat Hukum Ini Sarankan Golkar Segera PAW Terpidana Kasus Megapungli dari DPRD Samarinda

"Apakah keluarga saya ada indikasi pengguna tidak? Tak usah malu atau ragu melakukan pengecekan urine terhadap keluarga yang diduga terindikasi," imbau Priyo.

Menurutnya, dengan cara itu keluarga dapat membantu negara mengantisipasi mereka menjadi pecandu yang sulit diobati.

"Narkoba termasuk kami atensi," ucapnya.

Untuk diketahui, pemberitaan sebelumnya pada mester pertama pada tahun 2018, Direktorat Narkoba Polda Kaltim beserta jajaran wilayah berhasil menyita 14.187,85 gram narkotika jenis sabu di Kalimantan Timur

Selain sabu, ada narkotika jenis lainnya yang berhasil mereka ungkap, di antaranya ganja 61,46 gram, ekstasi 605 butir, LL 50.944, obat keras 4.207, dan miras CT 9.452 liter.

"Total yang kami tetapkan sebagai tersangka 1.020 orang," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury, Senin (16/7/2018).

Lanjut Shaury, jumlah tersangka terdiri dari 928 pria dan 58 wanita. Sebanyak 536 tersangka berumur di atas 30 tahun, sementara 425 tersangka yang ditangkap dalam usia produktif (20-30 tahun), sisanya 58 masih di bawah umur.

"Pengungkapan ini mulai dari Januari hingga akhir Juni 2018 kemarin," sebutnya.

Paling banyak tersangka kasus narkoba berstatus sebagai karyawan swasta yakni 588 orang.

Disusul pengangguran sebanyak 228 orang, buruh 69 orang, pegawai negeri dan polisi ada 16 orang, mahasiswa 16 orang, dan narapidana 6 orang. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved