Pemilu 2019

Banyak Eks Kepala Daerah di Kaltim Nyaleg, Tuah: Mereka Kecanduan Kekuasaan

Koordinator Pokja 30, Carolus Tuah mengatakan, tidak terdengarnya suara Kaltim di DPR RI akan terus berlanjut.

Banyak Eks Kepala Daerah di Kaltim Nyaleg, Tuah: Mereka Kecanduan Kekuasaan
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Carolus Tuah 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Rafan A Dwinanto

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Suara Kaltim di DPR RI tak akan nyaring terdengar. Hal ini disebabkan jumlah wakil Kaltim yang sangat minim di Senayan. Kaltim, hanya akan menempatkan delapan wakilnya di DPR RI.

Koordinator Pokja 30, Carolus Tuah mengatakan, tidak terdengarnya suara Kaltim di DPR RI akan terus berlanjut.

Meskipun, para legislator yang akan mewakili Kaltim nantinya memiliki latar sebagai eks kepala daerah.

Sekadar informasi, Pokja 30 merupakan lembaga non pemerintah yang fokus mengamati kebijakan publik di Kaltim.

"Nggak ngaruh (diisi eks kepala daerah). Karena hanya delapan orang," kata Tuah, Rabu (18/7/2018).

Kecuali, kata Tuah, para mantan kepala daerah asal Kaltim ini menjabat sebagai ketua umum partai politik.

"Kecuali mereka ketum parpol. Baru pengaruh," kata Tuah.

Baca: Bekraf Dampingi Calon Pendiri Startup Digital Berkualitas di Indonesia

Tuah justru menilai, majunya sejumlah eks kepala daerah di Kaltim, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, tak lebih dari sekadar kecanduan kekuasaan.

"Itu sih hanya kecanduan kekuasaan. Makanya, lepas dari kepala daerah, terus nyari lagi (jabatan)," ucap Tuah.

Halaman
12
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved