Begini Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Kaltim di Sisa Tahun 2018

Memasuki triwulan II, perekonomian Bumi Etam diperkirakan terus mengalami peningkatan.

Begini Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Kaltim di Sisa Tahun 2018
Tribun Kaltim/Nevrianto
Tug boat menarik tongkang batu bara melintas di perairan sungai Mahakam, Samarinda, Selasa (24/4/2018 

Laporan Tribun Kaltim Rafan A Dwinanto

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Pertumbuhan ekonomi triwulan 1, 2018 tumbuh sebesar 1,8 persen.

Memasuki triwulan II, perekonomian Bumi Etam diperkirakan terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan Kajian Ekonomi Keuangan Regional (KEKR) yang dirilis Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim, perekonomian daerah ini pada triwulan II diperkirakan tumbuh antara 2,6 - 3 persen.

Bergairahnya perkenomian Kaltim di triwulan II didorong membaiknya kondisi cuaca.

Kondisi ini diyakini akan mendukung aktivitas produksi tambang jenis open pit (terbuka).

Baca: Tak Dapati Pelaku Perjudian, Polisi Bakar Arena Sabung Ayam di Jalan Padat Karya

"Dari sisi pengeluaran, kinerja ekspor luar negeri diperkirakan akan mengalami perbaikan meskipun masih terkontraksi. Larangan impor batu bara di beberapa pelabuhan utama Tiongkok berisiko menurunkan ekspor batu bara Kaltim ke negara tersebut," kata Nur.

Sementara itu, lapangan usaha tersier, seperti perdagangan, transportasi, dan penyediaan akomodasi dan makan minum juga diperkirakan akan meningkat seiring dengan periode Ramadan dan HBKN (hari besar keagamaan nasional).

"Kinerja konsumsi rumah tangga juga diperkirakan mengalami peningkatan selama periode Ramadhan, HBKN, dan cuti bersama. Pada periode tersebut, konsumsi masyarakat biasanya mengalami peningkatan
terutama pada jenis konsumsi makan dan minum, pakaian dan alas kaki, transportasi, serta restoran dan hotel," katanya lagi.

Sedangkan ekonomi Kaltim pada triwulan III diperkirakan tak sekuat triwulan sebelumnya.

"Tapi tetap tumbuh positif," ujar Nur.

Baca: Luput dari Perhatian Presiden, Seorang Bocah Menangis. . . Akhirnya Ini yang Dilakukan Jokowi

Penurunan pertumbuhan ekonomi di triwulan III dipengaruhi perlambatan pada lapangan usaha pertanian dan lapangan usaha tersier yakni perdagangan, transportasi dan pergudangan serta akomodasi dan makan minum.

"Di sisi pengeluaran, deselerasi kinerja konsumsi rumah tangga diperkirakan menjadi penyebab utama perlambatan ekonomi Kaltim di triwulan III 2018. Penurunan kinerja konsumsi rumah tangga terutama disebabkan oleh normalisasi permintaan masyarakat pasca lonjakan selama periode Ramadhan, HBKN dan rangkaian kegiatan PILKADA di triwulan sebelumnya," urai Nur.

Baca: Masih Gemar Berpose Seksi, Sophia Latjuba Disinggung Soal Usia, Ini Jawabannya. . .

Berdasarkan hasil asesmen terhadap indikator-indikator makroekonomi, kata Nur, BI memerkirakan  pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan III 2018 diperkirakan berada pada kisaran 2,5-2,9 persen. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved