Balikpapan Diet Kantong Plastik

109 Bank Sampah di Balikpapan Bisa Munculkan Potensi Ekonomi

Sampah plastik telah menjadi salah satu masalah utama pencemaran lingkungan, termasuk Kota Balikpapan.

109 Bank Sampah di Balikpapan Bisa Munculkan Potensi Ekonomi
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Pembukaan pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik di Aula Rumah Dinas Wakil Walikota Balikpapan, Jl Brigjen Ery Suparjan, Klandasan Ulu, Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim, Senin (23/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sampah plastik telah menjadi salah satu masalah utama pencemaran lingkungan, termasuk Kota Balikpapan.

Perlu ada upaya untuk kendalikan melalui gerakan daur ulang sampah organik dan non organik.

Demikian disampaikan oleh Tri Bangun Laksana, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan, dalam sambutan pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik, Senin (23/7/2018) pagi.

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia, bahwa konsumsi plastik Indonesia pada tahun 2017 mencapai 5,6 juta ton.

Dari konsumsi sebesar itu, hanya 1,5 juta ton plastik yang merupakan hasil dari daur ulang.

"Terdapat potensi 4,1 juta ton sampah plastik yang kemungkinan besar akan berakhir di TPA maupun akan terbuang ke lingkungan," ujarnya.

Baca: Setiap Bulan Ritel Modern Balikpapan Beri 49 Ton Kantong Plastik, Sekarang Begini Kondisinya

Seperti Kota Balikpapan menghadapi permasalahan sampah plastik.

Berdasarkan data non-fisik Adipura, jumlah timbulan sampah di Kota Balikpapan pada tahun 2017 mencapai 167,14 ribu ton.

Komposisi sampah plastik sebesar 14.41 persen maka jumlah timbulan sampah plastik akan mencapai 24,10 ribu ton.

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved