Breaking News:

Asisten I Setkab Kukar Sebut Ada Oknum Manfaatkan Pemekaran Desa Untuk Rebut ADD dan DD

beberapa oknum memanfaatkan rencana pemekaran desa untuk merebut Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Rahmad Taufik
Asisten I Setkab Kukar Chairil Anwar (dua dari kanan) menyampaikan pandangannya terkait pemekaran wilayah dalan acara FGD yang digelar di Gedung Balitbangda Kukar, Selasa 

TRIBUNKALTIM. CO, TENGGARONG - Asisten I Setkab Kutai Kartanegara Chairil Anwar menyebutkan, beberapa oknum memanfaatkan rencana pemekaran desa untuk merebut Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Padahal ruh dari pemekaran sendiri untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Di otak saya, pemekaran wilayah itu banyak peluangnya, peluangnya dari bawah (desa) ke atas (kabupaten) terbuka sekali, apalagi wilayah Kukar punya rentang kendali begitu luas," kata Chairil disampaikan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema Peluang dan Tantangan Pemekaran Desa, Kelurahan dan Kecamatan di Balitbangda Kukar, Selasa (24/7/2018).

Baca: Ari Wibowo Membesuk Ahok Membawa Patung Menyerupai Figur Ahok, Begini Wujudnya

Adanya UU Nomor 6/2014 tentang Desa, menurutnya, memberikan peluang dalam melakukan pemekaran desa. Namun tantangan secara kasat mata, ia mengemukakan beberapa oknum memanfaatkan pemekaran untuk tujuan tertentu, seperti merebut ADD dan DD.

"Kita bicara di bawah dulu. Rentang kendali warga kita di desa yang terjauh dari kecamatan hingga menempuh jarak beberapa jam," ujarnya.

Di penghujung akhir jabatannya, Chairil berharap sudah nampak kecamatan baru Kutai Pesisir, sebagai pemekaran dari 5 kecamatan, yakni Samboja, Muara Jawa, Loa Janan, Anggana dan Sangasanga.

Baca: Cara Daftar Paket dan Tarif Internetan XL, untuk Ibadah Haji 2018 di Arab Saudi Mulai Rp 199 Ribu

"Dalam Permendagri Nomor 1/2017 terkait penataan desa, persyaratan pemekaran desa harus mencapai jangka waktu 1-3 tahun untuk peningkatan status desa menjadi desa definitif, niat kita tulus pemekaran desa ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya. Acara FGD ini dibuka langsung Sekda Kabulaten Kukar, Marli.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved