Edisi Cetak Tribun Kaltim

Seragam Siswa Baru Harus Beli di Sekolah

"Harus dibayar lunas. Dibayar cicil boleh juga, tapi barangnya tidak langsung dapat. Bayar sampai lunas dahulu baru barangnya dikasih,"

Seragam Siswa Baru Harus Beli di Sekolah
Tribun Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO - Siang menjelang waktu shalat Jumat, sekumpulan orang antre di depan bangunan kecil yang diisi dua orang petugas dan beberapa tumpukan pakaian seragam sekolah.

Mereka adalah orangtua siswa yang tengah antre membeli seragam sekolah di koperasi SMP Negeri 22 Balikpapan, Jl Sumber Rejo Satu, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah.

Satu di antaranya, Fatmawati (36), orangtua siswa yang anak perempuannya diterima di SMP Negeri 22.

Sebagai orangtua, Fatmawati merasa senang, anaknya mendapat tempat pendidikan di sekolah negeri.
Wanita berambut panjang lurus ini telah berbelanja pakaian seragam sekolah hingga menghabiskan Rp 1.460.000, langsung dibayar kontan tanpa harus melalui prosedur kredit.

"Dapat baju batik, rompi, pakaian olahraga, seragam putih biru, pakaian pramuka, kaos kaki, dapat topi, ada jilbab, sama dasi," urainya sambil memamerkan barang belanjaan seragam sekolah yang ditaruh dalam wadah kantong plastik merah.

Baca: Video Jenazah Imam Samudra Masih Utuh Hoax, Begini Keterangan Resmi Polisi

Informasinya, harga seragam yang ditawarkan koperasi sekolah untuk siswi lebih mahal, ketimbang pakaian pria hanya berbandrol hanya Rp 1,3 juta. Menurut Fatmawati, karena yang wanita ada ketambahan jilbab, sehingga harga lebih mahal.

"Harus dibayar lunas. Dibayar cicil boleh juga, tapi barangnya tidak langsung dapat. Bayar sampai lunas dahulu baru barangnya dikasih," ujarnya.

Ibu dua anak ini sebenarnya sudah belanja pakaian di luar sekolah untuk yang seragam putih biru dan seragam serba putih. Mengingat ada sosialisasi dari sekolah yang diharuskan membeli di sekolah, maka dia pun menurutinya.

"Tadi kan ada sosialisasi katanya tidak boleh beli di luar, harus beli disini. Saya bilang sudah beli di luar tapi sekolah bilang disimpan saja, nanti buat dipakai ganti-ganti," ungkap Fatmawati.

Baca: Gerhana Bulan Total Terjadi 28 Juli 2018, Ini 8 Fakta Unik Super Blood Moon

Di tempat terpisah, Suciani (34), orangtua siswa SMP Negeri 6 Karang Rejo, Balikpapan Tengah mengungkapkan, telah membeli seragam sekolah sendiri untuk pakaian putih-putih dan biru putih. Sementara yang seragam batik dan pakaian olah-raga membeli di koperasi sekolah.

Halaman
1234
Penulis: tribunkaltim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved