Edisi Cetak Tribun Kaltim

Ditetapkan Sebagai Gubernur Kaltim Terpilih, Isran Noor Mengaku Sudah Punya Sejumlah Program

Tak lupa, Isran yang mengenakan kemeja batik menyapa rivalnya, Rusmadi Wongso, satu-satunya calon Gubernur Kaltim yang hadir

Ditetapkan Sebagai Gubernur Kaltim Terpilih, Isran Noor Mengaku Sudah Punya Sejumlah Program
Tribun Kaltim

"Kita sudah menetapkan Gubernur terpilih secara aman dan lancar. Ini prestasi semua pihak, masyarakat Kalt

im. Karena, sukses tidaknya pemilu bergantung dari semua pihak, bukan hanya penyelenggara saja," kata Taufik.
Taufik juga mengapresiasi empat pasangan calon yang bertarung di Pilgub Kaltim. Semua paslon menunjukkan sikap ksatria.

"Pilgub Kaltim bisa jadi percontohan dari daerah lain. Semua paslon bersikap ksatria dan memberikan selamat kepada pemenang, tanpa gugatan. Kompetisi boleh sengit, pertarungan boleh panas, demokrasi bisa berdinamika, tapi endingnya kita tetap bersatu. Karena bukan orang lain, tapi kita semua bersaudara," tutur Taufik.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Berikut Panduan Daftar Melalui Sscn.bkn.go.id

Tak Dihadiri Bawaslu

Ada yang janggal dalam Rapat Pleno Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih periode 2018-2023 yang digelar KPU Kaltim, Selasa (24/7). Pleno terbuka yang merupakan tahap akhir pelaksanaan Pilgub Kaltim ini tak dihadiri satu pun komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim.

Saat pleno terbuka, Ketua KPU Kaltim Muhammad Taufik menyerahkan berita acara pemenang Pilgub Kaltim kepada pegawai struktural di Bawaslu Kaltim. Soal ketidakhadiran tersebut, menurut Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul Bahtiar, bukanlah kesengajaan.

"Jadi kita diundang Bawaslu RI untuk pelantikan anggota Bawaslu tambahan yang dua orang. Jadi, ketidakhadiran di pleno terbuka itu bukan kesengajaan," kata Saipul saat dikonfirmasi.

Baca: Prabowo Merasa Cocok dengan SBY, Prihatin dengan Keadaan Ekonomi Bangsa

Menurut Saipul, undangan Bawaslu RI ini sudah terjadwal jauh hari, sementara, undangan pleno terbuka dari KPU baru sampai kemarin malam.

"Jadi kita tidak mungkin lagi menjadwal ulang acara yang di Jakarta. Apalagi sudah jauh hari dan merupakan undangan Bawaslu RI," ujar Saipul.

Saat menerima undangan pleno terbuka dari KPU Kaltim via aplikasi WhatsApp, kata Saipul, dirinya langsung menghubungi Ketua KPU Kaltim.

Halaman
1234
Penulis: tribunkaltim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved