Breaking News:

Berita Video

Pembangunan Rumah Adat Kutai Paser

Pembangunan ini akan menghabiskan anggaran Rp 2,7 miliar dan akan dikerjakan selama 180 hari.

Penulis: Samir | Editor: Arif Fadilah
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Sekda Tohar saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah adat Paser, Rabu (25/7/2018). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU) Tohar melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah adat Kutai Paser, di kawasan pusat pemerintahan, Rabu (25/7/2018).

Selain itu, juga pemancangan tiang utama dari kayu log ulin di lokasi pembangunan.

Pembangunan ini akan menghabiskan anggaran Rp 2,7 miliar dan akan dikerjakan selama 180 hari.

Sebelum dilakukan peletakan batu pertama, terlebih dahulu dilakukan ritual termasuk pemotongan satu ekor kerbau.

Setelah itu, kepala kerbau dimasukkan di lobang tempat pemancangan tiang utama.

Baca: BREAKING NEWS - Terbukti Dukung Paslon di Pilgub Kaltim, Bupati Muharram Divonis 4 Bulan Penjara!

Dengan menggunakan alat berat, tiang sepanjang puluhan meter itu kemudian berdiri dan kemudian dicor.

Selain Tohar yang melakukan peletakan batu pertama, juga Ketua DPRD Nanang Ali, Wakil Ketua Syahruddin M Noor, Kajari Darfiah, Kapolres AKBP Sabil Umar serta sejumlah tokoh adat Paser.

Tohar mengatakan, pembangunan rumah adat ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi untuk adat Paser.

Ia mengatakan, setelah rumah adat ini selesai maka menjadi pekerjaan rumah untuk bisa diakses seluruh komponen masyarakat PPU.

Ia mengatakan, pembangunan rumah adat ini juga untuk melestarikan budaya daerah termasuk dalam kegiatan Nondoi yang digelar setiap tahun.

"Nantinya acara Nondoi sudah bisa digelar di tempat ini," harapnya.

Baca: Soal Bayi Gizi Buruk, Kabid Pelayanan Medis RSUD Ratu Aji Putri Botung Mengaku Belum Tahu

Bukan hanya itu, seluruh komponen masyarakat nantinya juga memiliki hak untuk menggunakan fasilitas ini.

Ia mengatakan, bahwa ini merupakan hari bersejarah berdirinya rumah adat yang selama ini dicita-citakan.

Khusus kepada pemilik pekerjaan, ia berharap agar pembangunan busa sesuai yang direncanakan.

Ketua Lembaga Adat Paser (LAP) PPU, Musa mengaku bersyukur karena pembangunan rumah adat sudah dimulai.

Baca: 2 Hari Sebelum Overdosis, Ini yang Terjadi di Konser Demi Lovato

Ia mengatakan bahwa pembangunan rumah adat ini merupakan harapan bersama.

"Kami berterima kasihlah pemerintah daerah memberikan perhatian untuk pembangunan rumah adat Paser ini," katanya.

Simak Videonya :

(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved