Pilpres 2019

Sekjen PDI-P Ungkapkan Pintu Koalisi Dukung Jokowi Masih Terbuka untuk PAN

Hasto mengatakan, hubungan antara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri berjalan baik.

Sekjen PDI-P Ungkapkan Pintu Koalisi Dukung Jokowi Masih Terbuka untuk PAN
Ihsanuddin/Kompas.com
Perebutan posisi Ketua Umum Partai Amanat Nasional antara Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan telah berakhir, Minggu (1/3/2015). Zulkifli memenangi pertarungan politik tersebut. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto melihat adanya sebagian internal PAN yang ingin bergabung dalam koalisi pendukung Joko Widodo menghadapi Pilpres 2019.

PDI-P berharap PAN bersedia bergabung dalam koalisi nantinya.

"Kalau kami lihat ada beberapa elemen-elemen dari PAN yang mengharapkan bergabung dengan Pak Jokowi. Kami berharap tentu saja PAN dapat bergabung," ujar Hasto saat ditemui di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Rabu (25/7/2018), seperti dikutip Antara.

Hasto mengatakan, hubungan antara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri berjalan baik.

Baca: Begini Nasib PKS dan PAN Jika Gerindra-Demokrat Sepakat Koalisi

Menurut dia, pintu bagi PAN untuk bergabung juga masih terbuka.

Namun, dia sadar tidak dapat mencampuri urusan di internal parpol.

Ia menghargai apa pun keputusan yang diambil PAN nantinya.

"Kami tak punya hak mencampuri rumah tangga setiap partai. Setiap partai berdaulat di dalam mengambil keputusan politik. Tetapi, tentu saja sekali lagi ini harus melalui kesesuaian sikap politik dari PAN secara berdaulat tak bisa kami paksa-paksa," tegasnya.

Sedangkan untuk parpol lainnya, PDI-P juga sudah membuka pintu dialog.

Namun, Hasto meminta agar parpol segera menentukan pilihan mengingat waktu pendaftaran capres-cawapres yang akan dibuka pada 4 Agustus 2018.

Baca: Gerindra Langsung Gelar Rapat Internal Usai Prabowo Bertemu SBY

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved