Mau Buka Usaha di Konter Terminal APT Pranoto? Segini Tarif Sewa per Meternya

Dia menyampaikan, sejauh ini sudah ada space sekitar 72 konter yang bisa digunakan sebagai tempat berusaha di terminal APT Pranoto.

Mau Buka Usaha di Konter Terminal APT Pranoto? Segini Tarif Sewa per Meternya
TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Wahyu Siswoyo, Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda (kanan). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Usai mulai adanya penerbangan antar daerah di Kaltim pada Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, kantor pengelola UPT Pranoto saat ini sedang siapkan untuk progress masuknya konter-konter/outlet/ UMKM maupun Food and Beverage  (F&B) di lokasi terminal bandara tersebut.

Hal ini seperti disampaikan Wahyu Siswoyo, Kepala UPBU APT Pranoto, Jumat (27/7/2018).

“Sudah saya tawarkan, dan juga sudah saya temui semua untuk manajemen konter/outlet/UMKM yang ingin masuk ke terminal APT Pranoto. Sudah pula lakukan verifikasi, dan juga sudah kami cek kemampuannya, keabsahan usahanya, dan lainnya. Tinggal agreement dan MoU saja,” kata Wahyu Siswoyo.

Baca: Diet Keto Dianggap Berisiko, Mana yang Lebih Ampuh Turunkan Berat Badan?

Dia menyampaikan, sejauh ini sudah ada space (ruang) sekitar 72 konter yang bisa digunakan sebagai tempat berusaha di terminal APT Pranoto.

Jumlah 72 ruang tersebut, tersebar baik untuk area  F & B, lounge, hingga kawasan UMKM.

“Hampir ada 72 konter. Sekitar 90 persen yang permintaan untuk masuk itu adalah masyarakat Kaltim (ekonomi lokal). Nama-nama konternya saya kurang hapal,” ucapnya.

Baca: Ruhut Ingin Demokrat Dukung Jokowi, Ini yang Dikhawatirkannya Jika Berkoalisi dengan Gerindra

Adanya 90 persen konten ekonomi dan pelaku usaha lokal tersebut , sesuai dengan regulasi yang dibuat oleh Kantor UPBU APT Pranoto yang inginkan masyarakat Kaltim yang jadi pelaku usaha di APT Pranoto.

“Kami memang syaratkan untuk ekonomi lokal. Yang kami usahakan mereka pengusaha lokal. Itu yang pertama. Kedua, dari 90 persen itu, 60 persennya adalah UMKM,” ucapnya.

Berapa tarif yang diberikan dalam penyewaan ruang di terminal APT Pranoto juga disampaikan masih dalam tarif wajar karena menyesuaikan dengan peraturan pemerintah, bukanlah tarif untuk swasta.

Baca: Gerhana Bulan Total Sabtu 28 Juli 2018 Pukul 00.13 WIB, Live Streaming di 20 Kota Indonesia!

“Tarifnya sesuai dengan PP 15. Sekitar Rp 72 ribu/ meter. Itu merata untuk semua. Kami tak buat ada area primer atau yang lain. Tarif Rp 72 ribu/ meter ini juga berlaku untuk space penyewaan lounge bagi mereka yang ingin membuka lounge di terminal APT Pranoto,” katanya.

Meski demikian, dalam menuju agreement dan MoU antara UPBU APT Pranoto, dengan pihak penyewa konter, masih ada hal yang dirasa masih mengganjal bagi pengelola APT Pranoto.

Salah satunya terkait siapa nantinya yang akan mengelola APT Pranoto, usai Angkasa Pura I juga inginkan masuk menjadi pengelola.

Baca: Selain Mission: Impossible Fallout, 5 Film Ini Sukses Diperankan Si Ganteng Henry Cavill

“Banyak yang tanya, jika nanti dikelola AP 1, agreement yang sudah disepakati, bagaimana kedepannya, sehingga masih menunggu dahulu. Saya juga sedang upayakan untuk konsultasi dengan Kementerian Perhubungan terkait hal ini,” katanya. (*)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved