Mengaku Bersalah, Bintang UFC Connor McGregor Dihukum Kerja Sosial Selama Lima Hari

Hakim menjatuhkan hukuman lima hari kerja sosial, atas tindakan salah bintang UFC Connor McGregor mengamuk dan meruskan mobil atlet.

Mengaku Bersalah, Bintang UFC Connor McGregor Dihukum Kerja Sosial Selama Lima Hari
AFP/JOHN GURZINKI
Conor McGregor hadir dengan bendera Irlandia pada acara timbang badan jelang duel versus Floyd Mayweather, Jumat (25/8/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, NEW YORK, - Mega bintang beladiri tarung bebas asal Irlandia, Conor McGregor mengaku bersalah di pengadilan kriminal Brooklyn atas tindak kerusuhan yang dilakukannya di New York.

McGregor, 30, dituduh melakukan serangkaian tindak kekerasan dan penyerangan terhadap bus yang mengangkut beberapa atlet UFC (The Ultimate Fihgting Championship)  di Barclays Center, New York, April.

Tindak kekerasan yang dilakukan McGregor mengakibatkan dua atlet penumpang bus mengalami cedera.

McGregor mengaku bersalah dalam persidangan dan "hanya" dijatuhi hukuman melakukan kerja sosial selama lima hari.

Sementara tuduhan-tuduhan lainnya dibatalkan. McGregor juga diminta mengikuti terapi untuk mengenadlaikan kemarahan, "Saya hanya ingin berterimakasih kepada jaksa Penutut Umum dan juga hakim karena mengijinkan saya untuk maju ke depan," kata McGregor di luar gedung pengadilan.

Conor McGregor (tengah) saat didampingi pengacaranya, Jim Walden (kanan) dan John Arlia (kiri) pada persidangan yang digelar di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pada Jumat (6/4/2018).
Conor McGregor (tengah) saat didampingi pengacaranya, Jim Walden (kanan) dan John Arlia (kiri) pada persidangan yang digelar di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pada Jumat (6/4/2018). (MARY ALTAFFER/AFP)

Baca: Bos UFC Sebut Berita Kembalinya Conor McGregor Bukan Hoaks

Baca: Conor McGregor Batal Jadi Atlet Olahraga Terkaya Versi Forbes, Ini Penyebabnya!

Baca: Begini Kondisi Conor McGregor Setelah Ditahan Aparat karena Mengacau Media Day UFC 223

"Saya juga ingin berterimakasih kepada teman, keluarga dan para penggemar saya atas dukungan mereka dalam kasus ini."

Bulan lalu, McGregor sudah menyatakan penyesalannya atas kasus penyerangan terhadap bus yang berisi lawan-lawan tarungnya.

Ia terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun jika terbukti bersalah, namun dibebaskan dengan uang jaminan sebesar 50 ribu dolar AS.

Conor McGregor terakhir kali bertanding di UFC saat menghadapi Eddie Alvarez pada 12 November 2016.
Conor McGregor terakhir kali bertanding di UFC saat menghadapi Eddie Alvarez pada 12 November 2016. (Instagram.com/thenotoriousmma)

Baca: Terbukti Melakukan Perusakan, McGregor Diajukan ke Pengadilan dengan Tangan Terborgol

Baca: Petarung MMA, Conor McGregor Ngamuk, Presiden UFC Siapkan Tuntutan

Baca: Conor McGregor Tak Sabar Bertarung Lawan Floyd Mayweather di Octagon UFC

Dalam bukti rekaman, McGregor tertangkap tengah melemparkan tong sampah ke arah jendela bus yang akan keluar dari New York Stadium setelah konferensi pers pada 5 April lalu.

Saat itu bus tengah berjalan lambat melewati Barclays Center.

McGregor juga tertangka kamera melemparkan kursi ke arah jendela penumpang bus.

Petarung bebas asal Irlandia ini tahun lalu mengantungi uang bayaran sekitar 100 juta dolar AS dengan menghadapi petinju tak terkalahkan, Floyd Mayweather Jr. Pertarungan yang dianggap salah satu yang termahal ini dimenangi Mayweather dengan TKO ronde 10.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Conor McGregor Mengaku Salah", https://olahraga.kompas.com/read/2018/07/26/22474358/conor-mcgregor-mengaku-salah.
Penulis : Tjahjo Sasongko
Editor : Tjahjo Sasongko

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved