Menghadapi Suhu Panas di Mekkah, Ini Barang yang Perlu Dibawa Jemaah Calhaj

Cuaca di Tanah Suci Mekkah dan Madinah saat ini mencapai 44 derajat celcius, cukup panas dibanding suhu di Indonesia.

Menghadapi Suhu Panas di Mekkah, Ini Barang yang Perlu Dibawa Jemaah Calhaj
TRIBUN KALTIM/RAHMAD TAUFIK
Jemaah haji kloter 2 mengumpulkan kopor di Kantor Kemenag Kukar, Kamis (26/7/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Cuaca di Tanah Suci Mekkah dan Madinah saat ini mencapai 44 derajat celcius, cukup panas dibanding suhu di Indonesia. Calon jamaah haji diimbau membawa pelembab, alas kaki, dan minum air putih.

"Informasi terkini tadi malam (kemarin malam) pukul 02.00 suhu tambah panas lagi di Mekkah dan Madinah mencapai 44 derajat celcius. Kami berharap seluruh jamaah menjaga kesehatan dan dari petugas kesehatan mengimbau kepada jamaah agar banyak minum air putih," ujar Saifullah, Kasi Penyelenggaraan Umrah dan Haji Kemenag Kukar, Kamis (26/7).

Beberapa hari sebelumnya suhu di Medinah 39 derajat celcius dan di Mekkah 42 derajat celcius. "Kami sudah sampaikan ke jamaah saat manasik membawa pelembab khusus, bisa ditanyakan ke apotek atau petugas kesehatan untuk mengantisipasi pendarahan, pecah bibir dan telapak kaki terkelupas," ujarnya.

Baca: 450 Calhaj Kloter 1 Balikpapan Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

Walaupun sudah pakai alas kaki, lanjut Saiful, telapak kaki masih pecah-pecah dan mengelupas. Petugas kesehatan juga menyiapkan payung, obat-obatan dan semprotan air. Bahkan ada posko khusus di Mekkah dan Medinah yang menyiapkan sandal sekian ribu setiap kedatangan jamaah asal Indonesia.

Untuk kloter 2, rombongan haji asal Kukar diberangkatkan dari Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong, Jumat (27/7) pagi. "Rombongan jamaah haji kloter 2 berjumlah 450 orang ditambah 5 orang petugas haji," ucap Saiful.

Samsuddin, calon jamaah haji asal Samboja terpaksa harus digeser dari kloter 2 ke kloter 13 karena baru saja menjalani operasi usus buntu. "Dokter baru memberinya vaksin kemarin sedangkan masa inkubasinya 10 hari, sehingga pemberangkatannya digeser ke kloter terakhir, yakni kloter 13," ucapnya.

Baca: Juru Parkir Diciduk di Citra Niaga; Nyambi Judi, Rekapan Togel Disimpan di Bungkus Rokok

Selain itu, seorang jamaah dari Tenggarong mengundurkan diri karena terdeteksi kena penyakit TBC. Posisinya sudah digantikan oleh jamaah yang masuk daftar cadangan sehingga kloter 2 tetap utuh dengan 450 orang.

Saiful mengimbau kepada keluarga pengantar calon jamaah haji untuk menjaga situasi di lingkungan Masjid Agung agar tertib. "Keluarga pengantar jamaah haji diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan masjid, apalagi besok itu bertepatan dengan salat Jumat," ucapnya. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved