Tak Berhenti Berinovasi, Samsung segera Perkenalkan Layar Anti-pecah

Samsung tengah mengembangkan panel layar anti-pecah (unbreakable). Klaim tersebut diperkuat dengan sertifikasi dari Underwriters Laboratories (UL).

Tak Berhenti Berinovasi, Samsung segera Perkenalkan Layar Anti-pecah
kompas.com
Sisi depan Galaxy A6 (kanan). Samsung menerapkan layar Super AMOLED Infinity Display dengan aspect ratio 18,5:9 sehingga tampilan Galaxy A6 menjadi seragam dengan ponsel-ponsel Galaxy seri anyar lainnya. Untuk Galaxy A6, bentang layarnya sebesar 5,6 inci.(KOMPAS.com/ OIK YUSUF) 

TRIBUNKALTIM.CO-- Samsung sesumbar tengah mengembangkan panel layar anti-pecah (unbreakable). Klaim tersebut diperkuat dengan sertifikasi dari Underwriters Laboratories (UL).

Layar anti-pecah Samsung dibuat dari OLED yang fleksibel. Selain itu, ada kandungan molekul substrat yang dirancang tahan banting berulang-ulang. Ini merupakan inovasi baru di industri layar perangkat mobile.

Selama ini, produsen layar membuat panel dari safir sintetik yang kuat dan tangguh.

Padahal, sekuat apapun safir sintetik, sifatnya tetap bisa rapuh. Lagi pula, safir sintetik yang dipadankan dengan OLED akan membuat layar terasa berat.

Sisi depan Galaxy A6 (kanan). Samsung menerapkan layar Super AMOLED Infinity Display dengan aspect ratio 18,5:9 sehingga tampilan Galaxy A6 menjadi seragam dengan ponsel-ponsel Galaxy seri anyar lainnya. Untuk Galaxy A6, bentang layarnya sebesar 5,6 inci.
Sisi depan Galaxy A6 (kanan). Samsung menerapkan layar Super AMOLED Infinity Display dengan aspect ratio 18,5:9 sehingga tampilan Galaxy A6 menjadi seragam dengan ponsel-ponsel Galaxy seri anyar lainnya. Untuk Galaxy A6, bentang layarnya sebesar 5,6 inci. (kompas.com)

Baca: Samsung Bakal Mereformasi Nama Galaxy A dengan Nama Baru

Baca: INASGOC dan Samsung Pilih Dian Sastro Untuk Membawa Obor Asian Games 2018 di Jakarta

Baca: Inilah Galaxy X Produk Samsung dengan Layar Lipat, Harganya Mencapai Rp 28 Juta

Menimbang untung-ruginya, Samsung memilih menggunakan molekul substrat yang tak lain adalah plastik.

Sifat plastik yang susah pecah, ditambah OLED yang fleksibel, membuat ketangguhan panel layar Samsung bisa diandalkan. Meski terbuat dari plastik, Samsung mengklaim panel layar teranyarnya akan terasa seperti kaca.

Hal ini ditilik dari segi penghantarannya (transmissivity) yang jernih, tajam, dan akurat. Panel layar anti-pecah Samsung telah dites jatuh dari ketinggian 1,2 meter sebanyak 26 kali.

Hasilnya, layar masih kokoh dan tak ada lecet sedikitpun, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (26/7/2018), dari AndroidCentral.

Samsung juga menggembar-gemborkan pihaknya telah menguji coba panel layar anti-pecah itu dari ketinggian 1,8 meter. Sejauh ini, layar tersebut memang tak rusak akibat bantingan.

Baca: Samsung Galaxy J4 dan J6 Resmi Dirilis di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Baca: Samsung Galaxy 9S dan 9S Plus Resmi Diluncurkan, Berikut Spesifikasi dan Harganya di Indonesia

Baca: Pewaris Samsung Asal Korsel Lee Jae Yong Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara

Kendati inovasi ini patut diacungi jempol, masih ada "PR" bagi Samsung.

Panel kaca kerap meninggalkan goresan-goresan halus akibat gesekan-gesekan kecil.

Lama-lama, goresan-goresan kecil itu membuat layar tak enak dipandang dan buram. Samsung agaknya masih harus mencari solusinya.

Kita tunggu saja hingga layar anti-pecah Samsung benar-benar siap merevolusi pasar.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Samsung Bikin Layar Anti-Pecah, Seperti Apa?", https://tekno.kompas.com/read/2018/07/27/13470087/samsung-bikin-layar-anti-pecah-seperti-apa-.
Penulis : Fatimah Kartini Bohang
Editor : Reza Wahyudi

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved