Kejari Kubar Cek Kebenaran Dugaan Aliran Dana ke DPRD Kaltim

"Iya. Sedang dicek kebenarannya. Nanti kalau sudah ada informasi baru saya sampaikan," ungkapnya.

Kejari Kubar Cek Kebenaran Dugaan Aliran Dana ke DPRD Kaltim
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Terdakwa Thomas Susadya Sutedjawidjaja, mengenakan kemeja bercorak kotak-kotak warna biru, memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang putusan di Pengadilan Tipikor Samarinda, Jalan M Yamin, Jumat (27/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kutai Barat terus mendalami aliran dana Hibah/Bantuan Sosial (Bansos) senilai Rp 18,3 miliar untuk tiga yayasan pendidikan di Kabupaten Kutai Barat.

Dugaan adanya aliran dana ke DPRD Provinsi Kaltim berdasarkan pengakuan terdakwa Profesor Thomas Susadya Sutedjawidjaja (Tedja) dalam berita acara pemeriksaan dan nota pembelaan (pledoi).

Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan, bahwa Tim Pidsus Kejari Kubar sedang mendalami dugaan aliran dana tersebut. 

"Sedang dicek kebenaran fakta itu," jawab Syarief, kepada Tribun, Senin (30/7/2018) sore. 

Ditanya, apakah nama-nama yang disebutkan oleh terdakwa (Tedja) sudah dimintai klarifikasi, keterangan atau diperiksa? Syarief menjawab, sudah diperiksa.

"Iya. Sedang dicek kebenarannya. Nanti kalau sudah ada informasi baru saya sampaikan," ungkapnya. 

Baca juga:

BREAKING NEWS - Warga RT 24 Sangasanga Ajak Anak Istri untuk Hentikan Aktivitas Pertambangan

Oknum RT Lakukan Praktik Pungli di Kukar, Sasar Truk Muatan; Sehari Raup Jutaan Rupiah

Halaman
12
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved