2 Pelajar SMPN 1 Balikpapan Raih Medali OSN 2018 di Padang
Dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur menorehkan prestasi gemilang
Penulis: Budi Susilo | Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur menorehkan prestasi gemilang di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2018 di Kota Padang Sumatera Barat beberapa hari yang lalu.
Dua putra terbaik kelahiran Balikpapan yang mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Balikpapan ini adalah Go Dillon Audris dan Wu Alfred Hardy.
Keduanya mampu unjuk gigi raih prestasi merebut medali perunggu bersaing dengan seluruh pelajar tingkat nasional.
Baca: Dicibir Tak Pantas Nyanyikan Tema Lagu Resmi Asian Games 2018, Begini Tanggapan Via Vallen
Seperti Go Dillon sabet medali perunggu OSN cabang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Wu Alfred dengan semangatnya meraih perunggu cabang Ilmu Matematika.
Saat ditemui Tribunkaltim.co, Go Dillon mengaku bahagia, sangat senang, ajang yang pertama kali diikutinya ini berhasil sentuh prestasi menggondol medali perunggu dalam cabang Ilmu Pengetahuan Sosial.
Kata dia, semua ini berkat bantuan dan doa dari semua pihak. "Medali yang saya raih saya persembahkan untuk Mama dan masyarakat Balikpapan," ujarnya pada Kamis (2/8/2018) di lobi SMP Negeri 1 Balikpapan, Jl Piere Tendean.
Bagi Go Dillon, keberhasilan ini tidak terlepas dari faktor dukungan penuh semua pihak. Pria yang hobi menggambar ini merasa bersyukur pada Tuhan. "Terim kasih banyak ini semua karena Tuhan," ungkapnya.
Selain itu dia pun berterima kasih juga kepada semua para guru SMP Negeri 1 yang telah mendidik dan mengayomi dalam memberi ilmu pengetahuan selama di sekolah. Tentunya, tegas dia, prestasi ini akan terus ditingkatkan.
"Saya juga ucapkan terima kasih kepada ibu Indah sebagai guru pelajaran IPS saya. Sudah banyak berperan dalam aktivitas belajar saya," katanya.
Baca: Akhirnya Polisi Berhasil Meringkus Penipu yang Mengaku Pengusaha Minyak dari Singapura
Kiat sukses meraih medali OSN di Padang tak terlepas dari konsistensi dalam belajar. Bagi Go, semua pelajaran yang disampaikan guru dihafal dan dipahami.
"Biasanya saya sehabis sekolah, saya ulang lagi pelajaran apa yang disampaikan oleh guru," ujar bocah kelahiran 20 Desember 2004 ini.
Lalu kata Go, kalau misalnya pikiran sedang merasa jenuh untuk sementara beristirahat belajar. Go mengisi waktu dengan melampiaskan hobinya dengan menggambar.
"Hiburan saya menggambar macam-macam kartun tokoh komik. Iseng mengisi waktu, hilangkan rasa bosan," ujar pria yang ingin bercita-cita sebagai dokter ini.
Sementara, Wu Alfred, mengungkapkan, hal yang paling mendebarkan saat mengikuti OSN bidang matematika saat mengerjakan soal Aljabar, selebihnya soal-soal yang dikerjakan lumayan bisa dituntaskan.
Waktu itu memang gampang-gampang susah soal matematikanya tetapi inilah tantangan yang harus dihadapi. Apalagi para guru di sekolah sudah memberi ilmu dan dirinya belajar tekun matematika secara maksimal.
Baca: DPRD Usul Balikpapan Barat Perlu Rumah Sakit Baru, Lahannya Tinggal Dibebaskan
Keberhasilan meraih medali perunggu bidang matematika OSN di Kota Padang berkat kepercayaan dirinya yang tinggi dalam mengerjakan soal matematika.
Wu sudah mempersiapkan sejak lama. Wu melakukan latihan dan belajar menyelesaikan persoalan matematika di SMP Negeri 1 Balikpapan dan sesekali juga mendapat bimbingan dari les privat matematika.
"Waktu ikut saya tidak nervous. Saya waktu itu kerjain saja apa yang saya bisa. Semua tantangan saya kerjakan secara baik. Saya sudah latihan banyak," kata pria kelahiran 2 September 2003 ini.
Keseharian Wu, bila di luar sekolah mengisi waktu dengan banyak membaca, mencari informasi beragam dari dunia maya, membaca bacaan referensi dari intermet.
"Bermain game hanya sesekali saja, tidak sering. Orangtua kadang mengawasi saya tidak untuk banyak bermain game," ujar pria berkacamata ini.
Prestasi yang diraihnya ini bukan merupakan pertama kalinya. Beberapa bulan sebelumnya, pria berkulit putih ini juga pernah mendulang prestasi gemilang di bidang sains.
Wu sejak duduk di bangku sekolah dasar, sudah banyak mengkoleksi medali-medali dari kejuaraan kompetisi sains di tingkat provinsi hingga nasional.
Dirinya sudah makan asam garam ikut kompetisi sains di berbagai macam ajang kejuaraan.
Baca: Gibran Rakabuming Tanggapi Akun yang Komentari Pernikahan dan Tanggal Melahirkan Kahiyang Ayu
"Waktu SD saya sudah banyak bergelut dalam Olimpiade Sains IPA. Saya pernah tembus ke babak final nasional di Jakarta. Pernah juga meraih satu medali Silver dan dua medali Bronze," ungkap Wu.
Dia pun mengaku, akan terus bergelora, membakar semangat untuk terus berprestasi, mempersembahkan yang terbaik bagi orangtua dan bagi daerah Balikpapan.
Prinsip dalam kehidupannya, yang terpenting itu adalah prosesnya. Bukan melihat dari seberapa besar hasilnya.
"Proses untuk mencapai hasil itu yang perlu kita lihat. Kerja keras untuk mencapai hasil adalah hal yang penting ketimbang seberapa besar hasil yang kita raih," ujar Wu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelajar-smp-negeri-1-balikpapan-yang-raih-medali-osn-tahun-2018-di-padang_20180802_111757.jpg)