Balikpapan Diet Kantong Plastik

Larangan Kantong Plastik, Penjualan Ramayana Balikpapan Menurun dan Rawan Kecurian

Dia jelaskan, ada banyak faktor yang membuat penjualan lesu dari dampak pelarangan kantong belanja plastik.

Larangan Kantong Plastik,  Penjualan Ramayana Balikpapan Menurun dan Rawan Kecurian
HARIAN KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Ilustrasi - Pembeli bersiap membawa belanjaan mereka yang dibungkus kantong plastik di sebuah pasar swalayan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Pemerintah berencana menerapkan pembatasan kantong plastik untuk mengurangi sampah plastik. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hampir sebulan berjalan, penerapan Peraturan Walikota Nomor 8 mengenai larangan penggunaan kantong plastik belanja di ritel modern ternyata membawa dampak negatif bagi pusat perbelanjaan Ramayana Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Hal ini disampaikan oleh Dicky Pratama, Head Manager Ramayana Rapak, kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan telepon selulernya pada Kamis (2/8/2018) pagi 

Pria berkacamata ini jelaskan, semenjak diterapkannya pelarangan kantong plastik belanja di pusat perbelanjaan modern seperti Ramayana Rapak, berdampak tingkat penjualannya mengalami penurunan.

"Karena kebijakan pamerintah kota tentang larangan kantong plastik kami mengalami penurunan penjualan dan terjadi juga peningkatan angka kehilangan barang jualan," ungkap Dicky.

Baca: Tiket Pembukaan Asian Games Dianggap Mahal, Ini Penjelasan Ketua Inasgoc

Dia jelaskan, ada banyak faktor yang membuat penjualan lesu dari dampak pelarangan kantong belanja plastik.

"Kami tidak bisa melakukan up sale karena yang tadinya plastik bisa muat banyak barang, tetapi kami kasih pakai karton, jadi secukupnya saja. Kami menerima komplen dari konsumen sehingga terjadi batalan transaksi," katanya.

Apalagi tipe konsumen yang membanjakan uangnya di Ramayana Rapak paling banyak pengguna sepeda motor.

"Sedih rasanya melihat pelanggan kami bawa motor, bawa anak lagi. Mereka bawa karton ditaruh di motor, bahaya sekali. Kami hanya bisa mendoakan mereka mudah-mudahan selamat sampai tujuan," ungkap Dicky.

Belum lagi, tambahnya, Ramayana Rapak sering mengalami kehilangan barang jualan akibat dari penerapan kebijakan pelarangan penggunaan kantong belanja plastik.

Baca: Habis Opening Ceremony, Jokowi Lihat Mobil Teknologi Hybird Toyota

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved