Bom Bunuh Diri di Tempat Ibadah, Diperkirakan 30 Orang Tewas

Terjadi bom bunuh diri di rumah ibadah, menyebabkan 20 orang tewas serta melukai puluhan orang lainnya.

Bom Bunuh Diri di Tempat Ibadah, Diperkirakan 30 Orang Tewas
gandhara.rferl.org
Asap membubung tinggi, setelah terjdiaksi bom bunuh diri di sebuah tempat ibadah, Jumat (3/8), di Provinsi Paktia, Afghanistan. 

TRIBUNKALTIM.CO, GARDEZ-- Teror bom bunuh diri kembali terjadi di sebuah rumah ibadah di Afghanistan, Jumat (3/8/2018).

Sputniknews.com mengabarkan sebanyak30 orang tewas, serangan bom bunuh diri terjadi saat ibadah sholat Jumat  melukai puluhan jemaah lainnya.

Kepala Kepolisian Provinsi Paktia, Jenderal Raz Mohammad Mandozai mengatakan, serangan bom bunuh diri tersebut terjadi di wilayahnya, tepatnya di sebuah masjid di Kota Gardez.

"Kami mendata sebanyak 20 orang tewas dan sekitar 50 lainnya luka-luka. Semua korban adalah jemaah yang sedang menjalankan ibadah sholat Jumat," kata Mandozai. Namun dikhawatirkan jumlah korban tewas masih dapat bertambah karena sejumlah korban yang mengalami luka parah.

Baca: Bom Meledak di Luar Komplek Gedung Kedubes AS di Beijing, Pelaku Mengalami Luka di Tangan

Baca: Sekolah di Balikpapan Dapat Ancaman Teror Bom; Polisi Bergerak, Ternyata Pelakunya . . .

Baca: Pesawat Jet Israel Bombardir Dataran Tinggi Golan Wilayah Suriah

Ditambahkan Mandozai, sebelum ledakan bom bunuh diri terjadi, dua penyerang melepaskan tembakan ke arah jemaah di dalam masjid.

Pihaknya juga mendapat laporan bahwa ledakan terjadi lebih dari satu kali. Sementara, pihak pemerintah setempat menyebut jumlah korban tewas lebih banyak, yakni mencapai 22 orang.

"Jumlah korban tersebut masih bisa bertambah," kata juru bicara kantor gubernur Paktia, Abdullah Hasrat, dilansir AFP. Belum ada pihak yang mengklaim serangan tersebut.

Asap membubung tinggi, setelah terjdiaksi bom bunuh diri di sebuah tempat ibadah, Jumat (3/8), di Provinsi Paktia, Afghanistan.
Asap membubung tinggi, setelah terjdiaksi bom bunuh diri di sebuah tempat ibadah, Jumat (3/8), di Provinsi Paktia, Afghanistan. (gandhara.rferl.org)

Taliban tidak mengklaim sejumlah serangan besar yang terjadi di Afghanistan dalam beberapa waktu terakhir, diyakini karena adanya tekanan kepada kelompok gerilyawan itu untuk melakukan pembicaraan damai dengan pemerintah.

Laporan PBB menunjukkan, serangan kelompok gerilyawan dan bom bunuh diri menjadi penyebab terbanyak kematian warga sipil pada semester pertama 2018.

Jumlah warga sipil yang menjadi korban akibat teror di Afghanistan selma periode tersebut mencapai 1.692 orang, yang tertinggi sejak misi bantuan PBB melakukan pendataan pada 2009.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan, 20 Orang Tewas", https://internasional.kompas.com/read/2018/08/03/19065761/ledakan-bom-bunuh-diri-di-masjid-afghanistan-20-orang-tewas.
Penulis : Agni Vidya Perdana
Editor : Agni Vidya Perdana

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved