Beredar Surat Bertanda Tangan SBY Sebut Putranya Cawapres Prabowo, Ini Penjelasan Demokrat

Surat tertanggal 4 Agustus 2018 itu, tampak seperti tulisan SBY. Isinya Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY)

Beredar Surat Bertanda Tangan SBY Sebut Putranya Cawapres Prabowo, Ini Penjelasan Demokrat
Twitter
Agus, SBY dan Prabowo 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pada saat partai di luar poros Joko Widodo (Jokowi) sedang membahas calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto, beredar di media sosial surat yang mengatasnamakan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Surat tertanggal 4 Agustus 2018 tersebut, tampak seperti tulisan tangan SBY yang berisi Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) sebagai Cawapres Parabowo.

"Demi bangsa dan negara yang dicintainya, Agus Harimurti Yudhoyono Siap mengabdikan diri untuk Indonesia 2019-2024," tulisan surat tersebut.

 
"Bersama Bapak Prabowo, saya yakin Insya Allah AHY bisa mengurangi kemiskinan di negeri ini. Mari kita sambut pemimpin baru untuk Indonesia yang lebih baik. Cikeas 4 Agustus 2018."

Terkait dengan hal itu Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan bahwa surat yang beredar di media sosial tersebut, Hoax atau palsu. Surat tersebut bukan ditulis oleh SBY.

Surat mirip tulisan tangan SBY yang beredar di medsos adalah hoax
Surat mirip tulisan tangan SBY yang beredar di medsos adalah hoax ()

"Hoax," ujar Hinca saat dihubung, Sabtu, (4/8/2018).

Hinca meminta semua pihak untuk tidak memproduksi atau menyebar hoak. Apalagi saat ini sudah memasuki tahun politik dan telah masuk masa pendaftaran capres-cawapres,.

"Stop hoax dan stop komunikasi politik yang jahat dan tak benar. Mari berpolitik dengan etis dan benar," katanya.

Untuk diketahui, pembahasan cawapres di kubu Prabowo masih sangat alot.

Partai partai yang selama ini menjalin komunikasi intensif tetap berkeras mengusulkan nama Cawapresnya kepada Prabowo.

PKS tetap menginginkan Capres cawapres sesuai dengan hasil Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) yang memberikan dua opsi yakni pasangan Prabowo-Salim Segaf Al Jufri atau Prabowo-Ustaz Abdul Somad, sementara Demokrat tetap mengusulkan Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY), sementara PAN mengusulkan tiga nama diantaranya Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, dan Zulkifli Hasan.

Partai-partai tersebut hingga kini terus melakukan pembahasan. Terkahir Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan menyambangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat malam, (3/8/2018).

Setelahnya giliran Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang menemui Prabowo.(*)

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved