Mancanegara

Malaysia Minta Sitaan Aset Milik Najib Razak ke Indonesia

Hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia semakin dekat dengan kehadiran Mahathir yang mengunjungi Jakarta pada Juni lalu.

Malaysia Minta Sitaan Aset Milik Najib Razak ke Indonesia
AFP/Sonny Tumbelaka
KAPAL SITAAN - Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. ( 

TRIBUNKALTIM.CO, KUALA LUMPUR - Skandal keuangan di perusahaan negara 1MDB yang melibatkan Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak masih menyisakan beberapa hal, termasuk urusan penyitaan aset yang dibeli dengan uang korupsi itu.

Kini, pemerintah Malaysia sedang menyusun pengembalian kapal pesiar mewah yang berada di Indonesia terkait 1MDB.

Demikian pernyataan dari juru bicara kantor Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kepada AFP, Minggu (5/8).

"Beberapa pengaturan sedang dilakukan dengan pihak berwenang Indonesia yang bertanggung jawab (untuk mengambil alih kapal pesiar)," kata juru bicara.

"Kami akan memberikan informasi lebih banyak, setelah kami menyelesaikan rinciannya," tambahnya.

Kapal pesiar Equanimity itu terdaftar di Kepulauan Cayman, bagian barat Laut Karibia, sebuah wilayah yang kerap disebut surga pajak.

Kapal tersebut ditaksir memiliki nilai sekitar 250 juta dolar AS atau Rp 3,6 triliun dan telah disita pada Februari lalu dari Bali.

Seorang pejabat maritim senior mengatakan kepada AFP, kapal pesiar tersebut telah berada di perairan Indonesia, tepatnya di lepas pantai Batam dekat Singapura.

Hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia semakin dekat dengan kehadiran Mahathir yang mengunjungi Jakarta pada Juni lalu.

Seperti diketahui, Kementerian Kehakiman AS menuding adanya pencurian dana dari perusahaan 1MDB Malaysia yang dilakukan oleh Najib dalam skandal pencucian uang dan penggelapan uang besar-besaran.

Manajemen 1MDB dan Najib menyangkal semua tuduhan. Dalam tuntutan yang diajukan, ada 1,7 miliar dolar AS yang diduga digunakan untuk membeli sejumlah aset, termasuk kapal pesiar, yang dibeli oleh mantan penasihat tidak resmi 1MDB yaitu Jho Low.

Otoritas anti-korupsi Malaysia telah mengeluarkan surat perintah penangkapan Jho Low, yang diduga sebagai tokoh kunci dalam skandal 1MDB. (*)

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Skandal 1MDB: Indonesia Akan Kembalikan Kapal Pesiar Mewah ke Malaysia https://internasional.kompas.com/read/2018/08/05/14192591/skandal-1mdb-indonesia-akan-kembalikan-kapal-pesiar-mewah-ke-malaysia

Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved