Melepas Merpati, Simbol Harmonisasi Tokoh Lintas Agama dan Suku di Pasuruan

Tokoh lintas suku, agama dan budaya bersama-sama mengikrarkan perdamaian dalam konser amal Sound Of Nature bertemakan "Harmony In Diversity"

Melepas Merpati, Simbol Harmonisasi Tokoh Lintas Agama dan Suku di Pasuruan
surya/galih linartika
Tokoh lintas suku, agama dan budaya bersama-sama melepaskan merpati putih paska mengikrarkan perdamaian dalam konser amal Sound Of Nature bertemakan Harmony In Diversity di area Golf The Taman Dayu, Sabtu (4/8/2018) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, PASURUAN - Tokoh lintas suku, agama dan budaya bersama-sama mengikrarkan perdamaian dalam konser amal Sound Of Nature bertemakan "Harmony In Diversity" di area Golf The Taman Dayu, Sabtu (4/8/2018) malam.

Dalam acara konser ini, para tokoh membacakan ikrar perdamaian. Ikrar dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono dan Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Muliadi.

Selanjutnya, tokoh agama, dan semua yang hadir dalam kegiatan ini ikut mengikrarkan perdamaian.

Ikrar perdamaian ini meliputi wajib menjaga keharmonisan dan perdamaian dunia dengan menjunjung tinggi sikap toleransi antar umat beragama, antar budaya, antar bangsa serta menghargai hak asasi manusia.

Tokoh lintas suku, agama dan budaya bersama-sama melepaskan merpati putih paska mengikrarkan perdamaian dalam konser amal Sound Of Nature bertemakan Harmony In Diversity di area Golf The Taman Dayu, Sabtu (4/8/2018) malam.
Tokoh lintas suku, agama dan budaya bersama-sama melepaskan merpati putih paska mengikrarkan perdamaian dalam konser amal Sound Of Nature bertemakan Harmony In Diversity di area Golf The Taman Dayu, Sabtu (4/8/2018) malam. (surya/galih linartika)

Baca: 60 Anak Muda Kaltim Resmi Jadi Duta Damai Dunia Maya

Baca: Ikhtiar Mendamaikan Perang Dagang Dunia di IMF-WBG Annual Meeting Indonesia 2018

Baca: FPKS Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati Paser

Kedua, ikut mencegah dan berupaya menghentikan segala bentuk tindakan diskriminasi, peperangan, terorisme dan peperangan.

Ketiga, bersama-sama menjadikan bumi ini sebagai rumah kita bersama yang damai, penuh toleransi, aman, dan nyaman, bagi semua umat manusia.

Setelah membacakan ikrar, semuanya ikut melepaskan burung merpati putih. 
Merpati ini merupakan sebuah simbol perdamaian.

Merpati menjadi doa dan harapan semua yang hadir dalam acara ini agar bebas, merdeka, bersatu meski dalam perbedaan.

"Konser dan semua yang ada di dalam acara ini merupakan bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas semua nikmatnya dan anugerahnya tanah nirmala. Damai makmur dan sentosa di setiap masa. Mari kita jaga bersama Love, Hope, dan Spirit for Peace," kata Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono kepada SURYA.co.id usai kegiatan.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Tokoh Lintas Agama, Suku dan Budaya di Pasuruan Lepaskan Merpati, Ini Maknanya, http://surabaya.tribunnews.com/2018/08/05/tokoh-lintas-agama-suku-dan-budaya-di-pasuruan-lepaskan-merpati-ini-maknanya.
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved