Sabtu, 11 April 2026

200 Marinir Diterbangkan ke NTB untuk Bantu Korban Gempa

Korps Marinir kirim 200 personel tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB)untuk bencana gempa Lombok.

TRIBUNNEWS.COM/CHAERUL UMAM
Korps Marinir mengirim pasukan sebanyak 200 personel tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir untuk penanganan bencana gempa Lombok. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA- - Korps Marinir mengirim pasukan sebanyak 200 personel tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir untuk penanganan bencana gempa Lombok.

Pasukan yang berintikan tim kesehatan Marinir tersebut diberangkatkan secara bertahap. Tahap pertama pemberangkatan dilaksanakan Senin pagi (6/8/2018) melalui Bandar Udara Halim Perdanakusuma Jakarta sebanyak 100 personel dari Pasmar-1 Jakarta.

Dalam pemberangkatan yang dilepas Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung tersebut, Satgas PRCPB Marinir dipimpin Letkol Laut (K) Dr, Jeffrey Agung S, Spkj, M.Tr.Hanla yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon Kesehatan-2 Marinir.

Korps Marinir mengirim pasukan sebanyak 200 personel tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir untuk penanganan bencana gempa Lombok.
Korps Marinir mengirim pasukan sebanyak 200 personel tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir untuk penanganan bencana gempa Lombok. (TRIBUNNEWS.COM/CHAERUL UMAM)

Baca: Usai Gempa Lombok, 1.000 Wisatawan Asing dan Domestik Dievakuasi dari Gili Trawangan

Baca: Rasakan Langsung Gempa Lombok, Menteri Yasonna Laoly : Semua Terpelanting

Baca: Gempa Lombok, 2 Bayi Lahir Selamat di Tengah Kepanikan

Pasukan ini membawa material antara lain 10 unit Perangkat Perawatan, 1 unit Perangkat dokter, 6 unit Tenda Rumkitlap, 1 unit Truk Logistik, 1 unit truk personel dan 1 unit ambulans.

Baca: Hingga Senin Siang, BNPB Mencatat Jumlah Korban Tewas Gempa Lombok Mencapai 91 Orang

Selain Pasmar-1 yang bermarkas di Jakarta, Korps Marinir juga siap memberangkatkan pasukan sebanyak 100 personel dari Pasmar-2 Surabaya.

Pasukan di bawah pimpinan Wadanyonkes-2 Marinir Mayor Laut (K) Risky ini menyiapkan puluhan tenda kesehatan lapangan, alat perawatan kesehetan personel, ambulance, alat potong kayu / Sinso, alat tukang batu dan kayu, dapur lapangan, alkom jarak jauh/ HT, truk Liaz dan Voorrijder.

Sebagaimana diketahui pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WITA telah terjadi Gempa bermagnitudo 7 SR yang mengguncang Lombok Utara, NTB dan sekitarnya.

Kolase - WISATAWAN TINGGALKAN LOKASI GEMPA Wisatawan mancanegara (wisman) di Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Para wisman yang berkunjung ke Tiga Gili pascagempa 7 (SR) di Kabupaten Lombok Utara memilih meninggalkan kawasan wisata tersebut dengan alasan keamanan.
Kolase - WISATAWAN TINGGALKAN LOKASI GEMPA Wisatawan mancanegara (wisman) di Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Para wisman yang berkunjung ke Tiga Gili pascagempa 7 (SR) di Kabupaten Lombok Utara memilih meninggalkan kawasan wisata tersebut dengan alasan keamanan. (twitter/@SutopoPurwo/ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)

Gempa berada di 8.25 LS,116.49 BT, sekitar 27 km di arah timur laut. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Hingga Senin dini hari (6/8/2018) pukul 02.30 WIB tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah rusak.

Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Daerah yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Marinir Kirim Pasukan Bantu Korban Gempa Lombok, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/08/06/marinir-kirim-pasukan-bantu-korban-gempa-lombok.
Penulis: chaerul umam
Editor: Anita K Wardhani

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved