Sultan Adji Muhammad Salehuddin II Wafat

Kesultanan Kutai Kartanegara akan Gelar Tahlilan Selama 7 Hari di Kedaton

Prosesi pemakaman Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XX, Adji Muhammad Salehuddin II telah selesai, Senin (7/8/2018).

Kesultanan Kutai Kartanegara akan Gelar Tahlilan Selama 7 Hari di Kedaton
Tribun Kaltim/Nevrianto
Gubernur Awang Faroek Ishak, beserta Danrem 091/ASN Brigjen TNI irham Waroihan, Ketua DPRD H Syahrun dan para pejabat, keluarga keraton membaca doa shalat jenazah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XX H. Adji Muhammad Salehuddin di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Prosesi pemakaman Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XX, Adji Muhammad Salehuddin II telah selesai, Senin (7/8/2018).

Jenazah Sultan dimakamkan tepat di samping makam Adji Imbut, sesuai dengan permintaan Sultan sebelum wafat.

Kendati bergelar Sultan, namun secara keseluruhan prosesi pemakaman hampir sama dengan masyarakat biasa, hanya saja sebelum dimasukan ke liang lahat, jenazah Sultan dimasukan ke Damar Semuruk, tempat mengangkat jenazah khusus Sultan, yang dipikul ratusan orang menuju pemakaman.

Baca: Sultan Adji Muhammad Salehuddin II Dikebumikan di Samping Makam Pendiri Kota Tenggarong

"Sama pada umumnya, hanya saja ada prosesi adat saat pemakaman, yakni dengan menggunakan Damar Semuruk, selebihnya proses lainnya sama dengan masyarakat umumnya," ucap juru bicara Kesultanan, APHK Poeger, Senin (6/8/2018).

"Dan, sebelum dimasukan ke lubang makam, terlebih dahulu kita cabut gelarnya, dan dikembalikan ke adat," tambahnya.

Setelah dimakamkan, dilaksanakan pembacaan doa arwah. Dan pembacaan yasin serta tahlil pada malam harinya.

Selama tujuh hari kedepan, pihak Kesultanan akan menggar pembacaan yasin dan tahlil di Kedaton Kesultanan, dan dapat dihadiri masyarakat.

Baca: Kapal Terbalik di Indramayu, 13 AKB Selamat Ditolong Kapal Tanker Kini Mereka Berada di Sampit

Setelah itu, pembacaan yasin dan tahlil akan digelar di rumah pribadi Sultan, di jalan S Parman, dan juga dibuka untuk umum pembacaan yasin serta tahlil itu.

"Tujuh hari ini kita gelar Kedaton, selanjutnya di rumah pribadi," ucapnya.

Untuk diketahui, Sultan wafat pada Minggu (5/8/2018) kemarin, sekitar pukul 09.30 Wita. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved