Ratusan Driver Ojek Online di Balikpapan Ikut Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan menggelar sosialisasi kepada ratusan driver online di halaman parkir Plaza Balikpapan

Ratusan Driver Ojek Online di Balikpapan Ikut Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan
Tribun Kaltim
Puluhan ojek online mengikuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di halaman parkir Plaza Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan menggelar sosialisasi kepada ratusan driver online di halaman parkir Plaza Balikpapan, Minggu (5/8).

Para driver yang kebanyakkan pria ini sangat antusias mengikuti sosialisasi yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dimana BPJS Ketenagakerjaan tidak hanyak mengcover para pekerja formal saja, melainkan pekerja non formal seperti driver online.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan Tirta Dewi mengucap syukur Gojek ikut bergabung dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca: LIVE STREAMING - Pemakaman Sultan Kutai Adji Muhammad Salehuddin II, Ikuti Detik-detik Prosesinya

"Sekarang Gojek perluasan kerja bagi masyarakat. Terlebih lagi di Balikpapan kondisi pengangguran cukup besar yaitu 31 ribu dari penduduk bekerja 270 ribu lebih. Kita harapkan masyarakat yang bermitra dengan Gojek mengurangi tingkat pengganguran tadi, sehingga mendapatkan pekerjaan dan penghasilan bisa membiayai keluarga mereka," kata Tirta.

Wanita berkacamata ini pun sangat mendukung kegiatan sosialisasi ini. "Hadirnya transportasi berbasis online ini mendukung ke yang lain juga. Karena membantu masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan juga hadir langsung memberikan perlindungan. Kalau kita lihat Gojek, baik roda dua dan Gocar tentunya punya hak untuk dilindungi dalam bekerja," kata Tirta

Menurutnya untuk biaya iuran Rp 16.000 per bulan itu sangat kecil bagi para pekerja bukan penerima upah.

Baca: Derby Mahakam, Borneo FC Vs Mitra Kukar, Pesut Etam Unggul Dalam Statistik

Ia pun menyarankan untuk driver online yang merokok untuk bisa dihemat untuk menyisihkan jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Karena menurutnya, resiko bekerja pastilah ada.

"Kami mengimbau kepada pekerja non formal harus menyadari bahwa perlindunga itu penting. Karena bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan biayanya sangat kecil tapi manfaatnya sangat luas," kata Tirta.

Ia mengatakan, semua pekerja non formal sudah banyak yang bermitra. Nantinya BPJS Ketenagakerjaan akan menyasar ke penjual sayur, jamu bakul dann lainnya. "Itu adalah salah satu sasaran untuk mencari wadahnya. Ada 60 ribu lebih tenagakerja informal termasuk pedagang pasar di Balikpapan," kata Tirta.

Sementara, Doni, Driver Gojek yang ikut sosialisasi mengatakan, untuk jaminan kerja itu bagus, siapa tahu ada kecelakaan yang tidak diminta namun dicover sama BPJS Ketenagakerjaan.

Baca: Roro Fitria Beri Pengakuan yang Berubah Drastis Usai di Penjara Soal Hartanya yang Berlimpah

"Kami sangat bahagia sekali. Nominalnya juga sangat murah dipotong dari saldo gopay tidak terasa berat," katanya. "Harapannya BPJS Ketenagakerjaan terus kerjasama dengan mitranya," kata Doni. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved