Gempa Bumi

Usai Gempa Lombok, 1.000 Wisatawan Asing dan Domestik Dievakuasi dari Gili Trawangan

wisatawan domestik dan turis asing di Gili Trawangan yang terkena dampak gempa Lombok dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Usai Gempa Lombok, 1.000 Wisatawan Asing dan Domestik Dievakuasi dari Gili Trawangan
twitter/@SutopoPurwo/ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI
Kolase - WISATAWAN TINGGALKAN LOKASI GEMPA Wisatawan mancanegara (wisman) di Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Para wisman yang berkunjung ke Tiga Gili pascagempa 7 (SR) di Kabupaten Lombok Utara memilih meninggalkan kawasan wisata tersebut dengan alasan keamanan. 

TRIBUNKALIM.CO - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam akun Twitternya @Sutopo_PN menuliskan proses evakuasi wisatawan domestik dan turis asing yang terkena dampak gempa Lombok.

"1.000 orang turis asing dan domestik dievakuasi dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno di Lombok Utara. Tidak korban jiwa dari wisatawan disana. Evakuasi menggunakan 3 kapal." tulis Sutopo.

BNPB terus mendampingi Pemda, baik Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak. Penanganan darurat terus dilakukan.

Baca: Gempa Lombok, 2 Bayi Lahir Selamat di Tengah Kepanikan

BNPB bersama BPDB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, SKPD, NGO, relawan dan lainnya terus melakukan penangan darurat.

Seperti diketahui, sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi bermagnitudo 7 pada Minggu (5/8/2018) pukul 19.46 Wita berpusat di lereng Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat ( NTB).

Gempa bumi tersebut merupakan gempa bumi utama (main shock) dari rangkaian gempa terdahulu.

Artinya, gempa dengan magnitudo 6,4 pada 29 Juli lalu merupakan gempa awalan (fore shock).

Pusat gempa terletak pada 8.3 lintang selatan, 116.48 bujur timur Kabupaten Lombok Utara dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa bumi tersebut awalnya berpotensi tsunami.

Baca: Gempa Lombok, 82 Orang Dinyatakan Meninggal, 3 Daerah Ini Paling Parah Terkena Dampak

Namun BMKG menyatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi telah berakhir pada Minggu pukul 21.25 Wita. Update terakhir BNPB, jumlah korban meninggal akibat gempa Lombok ini mencapai 91 jiwa.

(*)

Berita ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Korban Jiwa Gempa Lombok 91 Orang Meninggal, Ahli Waris Dapat Santunan RP 15 Juta pada Senin (6/8/2018).

Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved