Berita Video

Gubernur Awang Faroek Tegaskan Pembangunan Masjid di Lapangan Kinibalu Tetap Berjalan

“Camat cek lagi. Tunjukkan kepada saya apakah ada RT, RW yang keberatan. Laporan Camat tidak ada. Saya percaya dengan camat

TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Awang Faroek Ishak saat meninjau pembangunan Masjid di Lapangan Kinibalu, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak secara mendadak lakukan kunjungan ke Masjid di Lapangan Kinibalu Samarinda, Rabu (8/8/2018).

Datang dengan dipayungi ajudan pribadi beliau, ia ditemani pula oleh beberapa pejabat, yakni Kadis PUPR Kaltim, Taufik Fauzi, Kasatpol PP Kaltim, Gede Yusa, serta Staf Ahli Bidang Hukum, A.F. Sembiring.

Selain itu, ada pula pihak dari PT.Bangun Cipta Kontraktor, Rizal Hartanto.

Usai melihat beberapa bagian bangunan, Awang kemudian meminta kepada pihak-pihak terkait untuk tetap melanjutkan proses pembangunan Masjid di Kinibalu tersebut.

Baca: Abdul Somad Tolak Jadi Cawapres, Siang Ini Prabowo Subianto Sambangi PKS

Progress terakhir, pembangunan sudah mencapai 20 persen.

“Saya sudah tahu provokatornya. Dimulai dari groundbreaking Hotel Syariah. RS Islam juga digerakkan. Ini juga (Masjid di Kinibalu) digerakkan. Sekali lagi saya tegaskan, rumah ibadah, Masjid ini jalan terus. Kalau kemarin distop, karena kebetulan hujan. Jadi, hari ini sudah terang benderang ini, kesmepatan untuk membangun,” ucap Awang.

Baca: Pendaftaran Capres-Cawapres Ditutup 2 Hari Lagi, Pengamat: Kubu Jokowi dan Prabowo Masih Galau

Ia pun meminta Camat, kembali sampaikan bahwa tak ada warga yang keberatan akan pembangunan Masjid di Kinibalu tersebut.

“Camat cek lagi. Tunjukkan kepada saya apakah ada RT, RW yang keberatan. Laporan Camat tidak ada. Saya percaya dengan camat dong,” ucap Awang.

Baca: Mitra Kukar Vs Persib, 3 Laga Tandang Maung Bandung Tuai Hasil Positif

Proses penolakan dari beberapa kalangan warga beberapa waktu lalu, juga diminta Awang untuk diantisipasi.

Ia bahkan meminta kepada Gede Yusa, Kasatpol PP Kaltim untuk siap melemburkan personel Satpol PP dalam pengawasan pembangunan di Masjid Kinibalu tersebut.

Baca: Saksikan Pola Permainan Malaysia Vs Laos, Ini Pesan Fakhri Husaini untuk Timnas U-16 Indonesia

“Jangan sampai ada yang (ganggu). Kalau perlu Satpol-nya lembur 24 jam. Kalau ada yang pasang spanduk (penolakan), tangkap. Apalagi jika ada yang meneror pekerja. Itu saja. Kita tak boleh kalah dengan orang-orang seperti itu. Kalau kita terlalu takut, tak ada pembangunan di negara ini. Negara tak boleh kalah hadapi preman,” ucap Awang.

Baca: Sasar Generasi Milenial, Nokia 1 Dijual Cuma Rp 900 Ribuan

DIlanjutkannya, jika nanti ada persoalan dengan kalangan preman, adalah tugas pihak keamanan untuk membereskan hal tersebut.

“Yang hadapi preman ya polisi. Kalau polisi tak sanggup ya tentara. Satu peleton. Kalau tak cukup satu peleton, satu kompi. Masih tak cukup juga, ya satu batalion. Selamat kontraktor, tetap jalan terus,” ucap Awang.

Simak Videonya :

(*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved