Advertorial

Ketua Perdosri Kaltim Yakin 3 Peraturan Direktur BPJS Kesehatan sudah Dipertimbangkan

Karena yang utama adalah patient oriented. Tentu, saya yakin sekali BPJS Kesehatan sudah berfikir matang untuk semua keputusan yang diambil.

Ketua Perdosri Kaltim Yakin 3 Peraturan Direktur BPJS Kesehatan sudah Dipertimbangkan
HO - BPJS Kesehatan
dr. Mochamad Naqsjabandi, Sp.KFR, dokter spesialis rehabilitasi medik sekaligus Ketua Persatuan Dokter Rehabilitasi Medik (Perdosri) Provinsi Kalimantan Timur. 

Faktanya, pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan setempat selama ini tidak pernah ada keterlambatan dan permasalahan.

“Soal peraturan Perdirjampelkes itu, pastinya BPJS Kesehatan sudah melakukan perbicaraan lebih dulu dengan stakeholder sebelum terbitnya peraturan ini.

Selain itu juga pasti BPJS Kesehatan juga sudah memperhitungkan, dampak dari implementasi peraturan ini seperti apa nantinya.
Tentunya, mutu pelayanan dan keberlangsungan program JKN-KIS jadi perhatian utamanya.

“Saya sendiri masih melayani beberapa pasien JKN-KIS yang memerlukan rehabilitasi medis.

Baca: Gampang Banget, Kini Daftar JKN-KIS Bisa Lewat Telepon

Baca: BPJS: Dengan JKN-KIS, Risiko Penyakit Jantung, Ginjal, Kanker dll tak Perlu Ditanggung Sendiri

Kami telah mengatur jadwal pelayanan bagi masing-masing pasien dan harapan ke depannya kita bisa secara fleksibel mengatur jadwal rehabilitasi medis bagi pasien.

Sebagai contoh, kami masih dapat memberikan pelayanan terapi okupasi sebanyak 8 kali dalam sebulan,” ujar Naqsjabandi.

Ia pun mengatakan bahwa tentunya kebijakan ini dibuat dengan tetap memberikan pelayanan yang efektif dan menjaga keberlangsungan dari program ini.

"Mudah-mudahan Program JKN ini seterusnya bisa bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dan para stakeholder khususnya bagi rumah sakit," katanya. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved