Pemkot Balikpapan Klaim Melebihi Target PAD Sampai Rp 43,67 Miliar

Pemkot Balikpapan merasa gembira karena capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) mampu mencapai target untuk di tahun 2017.

Pemkot Balikpapan Klaim Melebihi Target PAD Sampai Rp 43,67 Miliar
Ilustrasi uang rupiah 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan merasa gembira karena capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) mampu mencapai target untuk di tahun 2017.

Angka target yang dilampaui peroleh pendapatan sebesar Rp 43,67 miliar lebih.

Demikian disampaikan, Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menjelaskan saat rapat paripurna di Gedung DPRD Balikpapan, Jl Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (8/8/2018).

Ia menguraikan, bahwa pendapatan asli daerah Balikpapan ini diperoleh dari pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta dari pendapatan yang sah.

Baca: Abdul Somad Tolak Jadi Cawapres, Siang Ini Prabowo Subianto Sambangi PKS

Rahmad jelaskan, hal ini merupakan capaian yang patut dibanggakan mengingat pendapatan asli daerah mampu melebihi target yang ditetapkan secara keseluruhan target setelah perubahan angkanya sebesar Rp 568,57 miliar lebih.

Namun sampai dengan catatan akhir tahun anggaran 2017 angkanya bisa menembus direalisasi Rp 612,25 miliar lebih atau 107,68 persen.

Baca: Pendaftaran Capres-Cawapres Ditutup 2 Hari Lagi, Pengamat: Kubu Jokowi dan Prabowo Masih Galau

"Ada pelampauan pendapatan dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 43,68 miliar lebih," ungkapnya.

Menurut dia, keberhasilan ini tidak lepas dari pendapatan sumber yang diperoleh dari pajak daerah yang realisasinya mencapai Rp 450,21 miliar.

Baca: Mitra Kukar Vs Persib, 3 Laga Tandang Maung Bandung Tuai Hasil Positif

Padahal angka yang ditargetkan hanya Rp 419 miliar.

"Terjadi pelampauan penerimaan sebesar Rp 31,21 miliar lebih," ungkap politisi partai Golkar ini.

Kemudian juga ada pendapatan retribusi daerah yang awalnya ditetapkan Rp 46,40 miliar lebih ternyata bisa mampu capai melebihi target di angka Rp 47,56 miliar.

Baca: Saksikan Pola Permainan Malaysia Vs Laos, Ini Pesan Fakhri Husaini untuk Timnas U-16 Indonesia

Sisi lainnya ada lagi, terdapat pos pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Disebutkan oleh Rahmad, bahwa Kota Balikpapan setelah perubahan menargetkan sebesar Rp 16,26 miliar dan ternyata realisasinya dalam perjalanannya mampu meraih Rp 15, 16 miliar lebih.

Baca: Sasar Generasi Milenial, Nokia 1 Dijual Cuma Rp 900 Ribuan

"Pos ini menjadi laba bersih badan usaha milik daerah yang disertakan kembali sebagai penyertaan modal pemerintah kota terhadap badan usaha milik daerah," ungkap pria beranak lima ini. (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved