Kemenristekdikti Tunda Pelaksanaan Pilrek Unmul, Ini Alasannya

(Kemenristekdikti) meminta pelaksanaan pemilihan rektor (Pilrek) Universitas Mulawarman (Unmul) ditunda.

TRIBUNKALTIM.CO
Universitas Mulawarman 

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meminta pelaksanaan pemilihan rektor (Pilrek) Universitas Mulawarman (Unmul) ditunda.

Permintaan penundaan proses rapat senat tertutup dengan agenda pemilihan rektor ini disampaikan via surat 8 Agustus lalu. Semula, proses pemilihan rektor dari tiga calon yang ada dijadwalkan digelar 13 Agustus ini.

Dalam surat bernomor 3447/A.A2/KP/2018 tersebut, Kemenristekdikti meminta penundaan dilakukan hingga Kementrian menyelesaikan proses penelusuran rekam jejak tiga calon rektor yang ada.

"Iya benar kementrian meminta ditunda," kata Humas Unmul, M Ichwan, Jumat (10/8/2018).

Baca: Pemkab PPU Hanya Berikan Beasiswa pada Mahasiswa Tugas Akhir dan Ponpes

Ichwan menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menristekdikti, Pilrek paling lambat digelar dua 14 hari sebelum berakhirnya masa jabatan Rektor yang ada. Sementara, masa jabatan Prof Masjaya sebagai Rektor Unmul baru berakhir 14 Oktober 2018 ini.

"Artinya, paling lambat Pilrek digelar 30 September. Jadi penundaan ini tak ada masalah," ujar Ichwan.

Menurut Ichwan, penulusuran rekam jejak akan dilakukan secara tertutup oleh Tim dari Kemenristekdikti. Pihak kampus, lanjut Ichwan tak akan diberi tahu perihal proses penelusuran ini.

"Jadi semua dilakukan undercover oleh Kementrian. Kita terima hasilnya saja," katanya lagi.

Baca: Setelah Deklarasi Capres-Cawapres Jokowi-Maruf Amin, di Mana Keberadaan Mahfud MD?

Beberapa hal yang akan ditelusuri berkaitan dengan dokumen para calon rektor yang telah diserahkan panitia Pilrek, sebelumnya. Contohnya Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), laporan dari Pusat Pelaporan dana Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), hingga rekam jejak akademis dan penelitian para calon.

"Pernah plagiat apa tidak. Penelitiannya bagaimana, itu semua akan ditelusuri," ucap Ichwan.

Sekadar informasi, Pilrek Unmul diikuti lima bakal calon. Kelima bakal calon tersebut yakni Prof Masjaya (Rektor Unmul Periode 2014-2018), Prof Susilo (Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat), serta La Ode Rijai (Dekan Fakultas Farmasi), Sukartiningsih (Kepala Pusat Penelitian Hutan Tropis), dan Asnar (Dosen FKIP).

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved