Gempa Bumi

Bantu Korban Gempa, Tagana Kaltim Kirim Ahli Masak ke Lombok

Tagana Provinsi Kaltim mengirimkan 10 personelnya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) guna membantu korban bencana alam di sana.

Bantu Korban Gempa, Tagana Kaltim Kirim Ahli Masak ke Lombok
HO/Tagana Provinsi Kaltim
Personel Tagana Provinsi Kaltim berangkat ke Lombok, NTB guna membantu masyarakat yang terkena bencana alam, Sabtu (11/8/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tagana Provinsi Kaltim mengirimkan 10 personelnya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) guna membantu korban bencana alam di sana.

Keberangkatan personel Tagana yang berasal dari berbagai daerah di Kaltim itu bertajuk 'Merah Putih Memanggil', misi kemanusiaan gempa Lombok, NTB.

Keberangkatan dilakukan pada Sabtu (11/8/2018) hari ini, hingga 10 hari ke depan sesuai dengan surat tugas yang diberikan.

Baca: Dianggap Ganggu Kenyamanan Penerbangan, Batik Air Turunkan Penumpang yang Bawa Anak Pengidap Tumor

"Jadi, di sana kita selama 10 hari, tapi menyesuaikan kondisi dan keadaan di sana," ucap Koordinator Forum Komunikasi (FK) Tagana Provinsi Kaltim, Dandung Artomo kepada tribunkaltim.co sebelum keberangkatan, Sabtu (11/8/2018).

"Awalnya kita ajukan 15 orang, namun yang disetujui hanya 10 orang, ini kaitannya dengan anggaran, karena memang tiket ke sana cukup mahal," tambahnya.

Berikut nama-nama personel Tagana yang diberangkatkan ke Lombok, diantaranya Dandung Artomo, Hamdi Ripani, Agus Guncoro, Supriyani, Dapit, Oskarnius, Ali Nursalim, Andi Muksin, Riky Nasution dan Dany Wahyudi.

Baca: Wury Estu Handayani, Istri Cantik Maruf Amin Sempat Khawatir Suaminya Dipilih Jadi Cawapres Jokowi

Nantinya, setelah sampai di Lombok, pihaknya langsung menuju ke posko induk di halaman kantor Bupati Lombok Utara, guna penempatan ke desa-desa yang terkena dampak gempa.

"Kita belum tahu akan ditempatkan dimana, tapi semua relawan dan petugas lainnya berkumpul di kantor Bupati Lombok Utara," ucapnya.

Lanjut dia menjelaskan, personel Tagana yang diberangkatkan ke Lombok, bukanlah personel biasa, namun yang telah berpengalaman dan pernah bertugas di lokosi bencana.

"Yang berangkat yang sudah punya pengalaman, terakhir kita berangkatkan anggota saat Gunung Agung tanggap darurat," terangnya.

Baca: 6 Fakta Tentang Tumbangnya Persib Bandung di Tangan Mitra Kukar

"Dan yang diberangkatkan ini merupakan personel yang memiliki keahlian pad dapur umum, dan pendampingan psikologis," tambahnya.

Untuk peralatan, terutama alat memasak pihaknya tidak membawa dari Kaltim, namun di lokasi bencana telah disiapkan dari TNI dan Polri.

"Kita tidak bawa peralatan, sudah disediakan di sana," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved