LPJK Sebut Kerusakan Flyover Air Hitam Cukup Parah, Ini Alasannya

"Untuk flyover sama sekali tidak (dilibatkan). Kita mau kunjungan juga agak susah," ujarnya.

LPJK Sebut Kerusakan Flyover Air Hitam Cukup Parah, Ini Alasannya
TRIBUN KALTIM / DOAN E PARDEDE
Sebagian dinding flyover Samarinda di sisi Jalan AW Syahranie sudah ditutupi dengan semen dan sebagian lagi masih terlihat retak, Minggu (12/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Keretakan dinding flyover Air Hitam yang sebelumnya terlihat sangat mencolok, tampak mulai berkurang, Minggu (12/8/2018). Beberapa retakan terlihat sudah ditutupi semen.

Yang terlihat masih tersisa hanyalah sebuah retakan besar dan memanjang, yang posisinya berada tepat dibawah badan jalan.

Kuat dugaan bahwa bagian yang masih terlihat retak ini juga sudah pernah ditangani.

Pasalnya, sisa-sisa semen hasil tempelan masih menempel di pinggir retakan.

Retakan yang terjadi di tahun 2018 ini sebenarnya bukanlah yang pertama kali terjadi.

Tepatnya tahun 2014 dan awal tahun 2017 keretakan di titik yang sama sebenarnya sudah pernah terjadi. Instansi terkait juga sudah melakukan penanganan, namun retakan kembali muncul di tahun 2018 ini.

Retaknya dinding flyover Air Hitam ini mendapat perhatian Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kaltim.

Baca juga:

Bocah Penderita Tumor Mata yang Ditolak Naik Batik Air Akhirnya Pulang dengan Garuda Indonesia

Halaman
123
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved