Berita Video

Baju Berbahan Sampah Dilelang, Hasilnya Didonasikan Untuk Korban Gempa Lombok

Terus kami dari Muhabah juga menyumbang Rp 1 juta, jadi total donasi untuk korban gempa NTB sebesar Rp 5,13 juta,” ucapnya

Baju Berbahan Sampah Dilelang, Hasilnya Didonasikan Untuk Korban Gempa Lombok
tribunkaltim.co/sarassani
Kepala DLH Kabupaten Paser Abdul Basyid menyerahkan baju buatan Sampah Muhabah kepada Asisten Manager Kideco Hendri, Selasa (14/8/2018) 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Dua asisten manager di PT Kideco Jaya Agung (Kideco), yakni Hendri dan Nugraha W, Selasa (14/8/2018)  mewakili Manajemen Kideco menerima produk daur ulang buatan Bank Sampah Muhabah dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser Abdul Basyid.

Produk daur ulang itu berupa tiga lembar baju yang banyak menggunakan bahan plastik dari sampah yang telah dibersihkan.

Di puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) di Gedung Awa Mangkuruku, Rabu (8/8/2018), Kideco memenangkan tiga lembar baju tersebut dalam lelang amal untuk korban gempa NTB.

Sebagai bentuk kepedulian Kideco kepada sesama, juga untuk mendukung program mengendalikan sampah plastik pemerintah, Hendri dan Nugraha juga melakukan pembayaran lelang senilai Rp 6,5 juta kepada Direktur Bank Sampah Muhabah Taufik Rahman dan Manager Manajer Produksi dan Produk Kreatif Asih Tri Kurniasih.

“Hari ini kami melakukan pembayaran lelang amal kemarin. Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap sesama dan upaya mengurangi sampah plastik,” kata Hendri.

Untuk diketahui, dalam lelang amal yang digelar Wartawan Peduli Bencana (Wapena) Paser bekerjasama DLH, ada tiga produk buatan Bank Sampah Muhabah yang dilelang. Seperti tas, baju pesta, dan sepasang baju pengantin. Untuk produk tas lelangnya dimenangkan Ketua DPRD Paser H Kaharuddin.

Setelah dipotong modal pembuatan baju dan tas, seluruh hasil lelang disumbangkan kepada korban gempa NTB.

“Ada tiga produk yang dilelang. Untuk tas dimenangkan Pak Ketua DPRD Kaharuddin sebesar Rp 1,5 juta dari modal awal Rp 500.000, sehingga yang didonasikan sebesar Rp 1 juta,” kata Asih Tri Kurniasih.

Sedangkan Rp 6,5 juta dari Kideco, lanjut Asih,  sebesar Rp 4 juta diantaranya modal pembuatan baju, sehingga yang didonasikan Rp 2,5 juta, belum termasuk produk-produk Bank Muhabah yang terjual lainnya.

“Ditambah donasi dari Ketua DPRD Paser H Kaharuddin dan penjualan produk-produk kami lainnya, maka secara keseluruhan produk yang terjual Rp 8,13 juta, dipotong modal Rp 4 juta. Terus kami dari Muhabah juga menyumbang Rp 1 juta, jadi total donasi untuk korban gempa NTB sebesar Rp 5,13 juta,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DLH Paser Abdul Basyid mengatakan lelang amal yang digelar di pucak peringatan HLH kemarin memberi manfaat ganda. Selain membantu sesama, juga mendukung program pengendalian sampah plastik, sehingga peran Bank Sampah Muhabah kedepan akan semakin digalakan.

“Kota-kota besar telah melarang toko-toko menyediakan kantongan plastik kepada pembeli dalam bentuk Perda. Kita juga mengarah kesana, sementara rancangan Perdanya dibuat, terlebih dahulu kita sosialisasikan ke toko-toko modern agar tidak menyediakan kantongan plastik untuk pembeli,” kata Abdul Basyid.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Sarassani
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved