Putri Gus Dur Hormat dengan KH Ma'ruf Amin, Meski Ada Beberapa Fatwanya yang Bertentangan

Najwa Shihab pun bertanya soal pandangan Yenny Wahid terhadap sosok Maruf Amin yang dari kemarin jadi bahan perbincangan.

Putri Gus Dur Hormat dengan KH Ma'ruf Amin, Meski Ada Beberapa Fatwanya yang Bertentangan
Capture Youtube Najwa Shihab & Tribunnews.com
Putri Gus Dur Yenny Wahid dan KH Maruf Amin 

"Kalau orang NU itu ada mekanisme dalam memberikan keputusan, ada namanya dalil aqli dan dalil naqli. Kalau secara rasional, kita berpikir, kita lihat semua calon yang ada kalau kami tidak melihat orang perorang, tapi nilai yang diusung serta gagasan dan rekam jejak beliau untuk menata indonesia ke depan.

Datang ke Peluncuran Buku, Djarot Ungkapkan Mengapa Dirinya Menangis Saat Ahok Ditahan

Jadi kita mencoba melepaskan diri dari emosi, kita melihat secara jernih melihat rekam-rekam jejak.

Kedua, tentu harus meminta petunjuk dari yang di Atas (Tuhan). Jadi itu akan menjadi keputusan akan berlabuh ke mana suara dari barisan kader Gus Dur," tutur Yenny Wahid.

Najwa Shihab pun bertanya soal pandangan Yenny Wahid terhadap sosok Maruf Amin yang dari kemarin jadi bahan perbincangan.

"Kiyai NU, ulama besar, ahli fiqih, punya kemampuan orator yang baik, beliau juga mengabdi lama di NU, jadi kami hormat.

"Rekam jejak apakah semuanya anda sependapat dengan fatwa-fatwa tersebut minimal ketika Maruf Amin?" tanya Najwa Shihab lagi.

Yenny Wahid pun mengaku memang ada beberapa fatwa yang bertentangan dengan yang selama ini diperjuangkan.

"Memang ada beberapa fatwa yang bertentangan dengan nilai-nilai yang selama ini kami perjuangkan.

Gaji PNS 2019 Direncanakan Bakal Naik, Ini Pertimbangan Pemerintah terkait Rencana Kenaikan Gaji

Namun kami menyadari ketika Maruf Amin bukan berada dalam ruang kosong. Beliau menjadi pemimpin sebuah organisasi bernama MUI, dimana ada banyak sekali kepentingan organisasi-organisasi islam lainnya.

Fatwa-fatwa hal-hal yang bertentangan mengenai kebhinnekaaan, hal-hal yang bertentangan dengan toleransi, kita tetap kritisi sampai sekarang, kita tetap berjuang agar itu tidak menjadi narasi publik di dalam ruang publik," papar Yenny Wahid.

Maruf Amin Enggan Komentari Tudingan Mahfud MD, Ini Alasannya

Ketum PPP, Romahurmuzy pun menyela pembicaraan Yenny Wahid.

Menurutnya, karena dalam pengambilan fatwa tersebut, akan ada banyak ulama yang ikut mempengaruhi.

"Jadi kalau gak dapet semua, jangan tolak semuanya. Karena dalam urusan fatwa ini, satu ulama dengan ulama yang lain bisa berbeda," jelas Romy. (*)

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved